Tingkatkan Skill dan Talenta Unggul bagi para Pegiat Literasi Digital Sektor Pendidikan
Senin, 04 Juli 2022 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Narasumber pertama, Fikri Andhika, Fundraising & Partnership Director Next Generation (NXG) Indonesia dan Tim Penyusun Kurikulum Makin Cakap Digital Siberkreasi Kominfo.
Narasumber kedua, Fithrianti ST., Digital Personal Branding Specialist. Narasumber ketiga, Aidil Wicaksono J., Google Trainer dan Dosen Universitas Gunadarma.
Setelah dibuka oleh moderator dan video sambutan dari Semuel Abrijani Pengerapan, kegiatan dilanjutkan oleh Fikri Andhika untu pemateri pertama dengan materi Etis Bermedia Digital.
Menurut Fikri Andhika, latar belakang perbedaan kultural dan interaksi dengan orang lain di lintas geografi dan budaya, membuat segala aktivitas digital--di ruang digital dan menggunakan media digital--memerlukan etika digital.
Fikri menekankan empat poin utama dalam beretika digital, yakni kesadaran, tanggung jawab, integritas, dan kebajikan. Materi lalu dilanjutkan dengan pembahasan konsekuensi interaksi di dunia digital dan konsekuensi hukum jika melakukan interaksi negatif di dunia digital dengan jeratan sanksi pidana sesuai dengan UU ITE.
“Etika digital ditawarkan sebagai pedoman menggunakan berbagai platform digital secara sadar, tanggung jawab, berintegritas, dan menjunjung nilai-nilai kebajikan antar insan dalam menghadirkan diri. Kemudian berinteraksi, berpartisipasi, bertransaksi, dan berkolaborasi dengan menggunakan media digital,” ujar Fikri dalam keterangn pers, Senin (4/7/2022).
Materi kedua, yakni Fithrianti ST. Ia memaparkan latar belakang pentingnya personal branding di dunia digital. Di mana, manfaat personal branding adalah membentuk citra diri sesuai keinginan, membangun kepercayaan, memperluas relasi, dan membuka peluang.
Narasumber kedua, Fithrianti ST., Digital Personal Branding Specialist. Narasumber ketiga, Aidil Wicaksono J., Google Trainer dan Dosen Universitas Gunadarma.
Setelah dibuka oleh moderator dan video sambutan dari Semuel Abrijani Pengerapan, kegiatan dilanjutkan oleh Fikri Andhika untu pemateri pertama dengan materi Etis Bermedia Digital.
Menurut Fikri Andhika, latar belakang perbedaan kultural dan interaksi dengan orang lain di lintas geografi dan budaya, membuat segala aktivitas digital--di ruang digital dan menggunakan media digital--memerlukan etika digital.
Fikri menekankan empat poin utama dalam beretika digital, yakni kesadaran, tanggung jawab, integritas, dan kebajikan. Materi lalu dilanjutkan dengan pembahasan konsekuensi interaksi di dunia digital dan konsekuensi hukum jika melakukan interaksi negatif di dunia digital dengan jeratan sanksi pidana sesuai dengan UU ITE.
“Etika digital ditawarkan sebagai pedoman menggunakan berbagai platform digital secara sadar, tanggung jawab, berintegritas, dan menjunjung nilai-nilai kebajikan antar insan dalam menghadirkan diri. Kemudian berinteraksi, berpartisipasi, bertransaksi, dan berkolaborasi dengan menggunakan media digital,” ujar Fikri dalam keterangn pers, Senin (4/7/2022).
Materi kedua, yakni Fithrianti ST. Ia memaparkan latar belakang pentingnya personal branding di dunia digital. Di mana, manfaat personal branding adalah membentuk citra diri sesuai keinginan, membangun kepercayaan, memperluas relasi, dan membuka peluang.
Lihat Juga :