Ini 10 Kesalahan yang Sering Gagalkan Kalian Dapat Beasiswa LPDP
Kamis, 07 Juli 2022 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
Setiap jalur memiliki persyaratan nilai sertifikat bahasa yang berbeda-beda.
Hal ini bergantung pada jalur apa yang dipilih dan universitas mana yang menjadi tujuan.
Inilah yang sering diabaikan oleh pelamar, maka dari itu perlu persiapan panjang untuk faktor ini.
4. Nilai IPK
Faktor ini sama halnya dengan kemampuan bahasa.
Setiap jalur LPDP memiliki persyaratan IPK yang berbeda. Jika IPK masih kurang, kemungkinan untuk lolos pun juga kecil.
Namun, LPDP bisa saja memiliki kebijakan sendiri untuk hal ini seperti misalnya mempertimbangkan potensi lain yang ada pada diri.
5. Skor akumulatif
Setiap pelamar yang ikut seluruh tahap seleksi akan mendapatkan skor akumulatif.
Agar bisa mendapatkan beasiswa, skor itu haruslah sama atau melebihi passing grade yang ditentukan.
Beasiswa LPDP mengkategorikan bidang ilmu prioritas dengan passing grade yang berbeda.
6. Menyepelekan visi
Saat sesi wawancara, pelamar akan menawarkan diri di hadapan interview.
Di situ pelamar harus bisa menggambarkan seperti apa pribadinya di 10, 20, hingga 30 tahun ke depan secara lugas.
Dari ribuan pendaftar, LPDP mencari sosok yang sesuai dengan visi mereka.
7. Menghadapi sesi FGD
Sesi ini kerap disalaharitkan para pelamar.
Hal ini bergantung pada jalur apa yang dipilih dan universitas mana yang menjadi tujuan.
Inilah yang sering diabaikan oleh pelamar, maka dari itu perlu persiapan panjang untuk faktor ini.
4. Nilai IPK
Faktor ini sama halnya dengan kemampuan bahasa.
Setiap jalur LPDP memiliki persyaratan IPK yang berbeda. Jika IPK masih kurang, kemungkinan untuk lolos pun juga kecil.
Namun, LPDP bisa saja memiliki kebijakan sendiri untuk hal ini seperti misalnya mempertimbangkan potensi lain yang ada pada diri.
5. Skor akumulatif
Setiap pelamar yang ikut seluruh tahap seleksi akan mendapatkan skor akumulatif.
Agar bisa mendapatkan beasiswa, skor itu haruslah sama atau melebihi passing grade yang ditentukan.
Beasiswa LPDP mengkategorikan bidang ilmu prioritas dengan passing grade yang berbeda.
6. Menyepelekan visi
Saat sesi wawancara, pelamar akan menawarkan diri di hadapan interview.
Di situ pelamar harus bisa menggambarkan seperti apa pribadinya di 10, 20, hingga 30 tahun ke depan secara lugas.
Dari ribuan pendaftar, LPDP mencari sosok yang sesuai dengan visi mereka.
7. Menghadapi sesi FGD
Sesi ini kerap disalaharitkan para pelamar.
Lihat Juga :