Bahlil Soroti Kampus yang Hanya Luluskan Karyawan tapi Minim Ciptakan Wirausaha Muda
Selasa, 19 Juli 2022 - 21:45 WIB
loading...
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat menyampaikan materi kuliah umum di UI, Selasa (19/7). Foto/Dok/UI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ), Bahlil Lahadalia mengatakan peran kampus sangat penting dalam melahirkan wirausaha muda. Mereka nantinya yang akan berperan dalam pengembangan perekonomian Indonesia.
Pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi selama pandemi Covid-19 membuktikan bahwa menjadi karyawan bukanlah pilihan yang sepenuhnya tepat bagi para lulusan kampus.
Baca juga: Tergolong Jurusan Langka, Lulusan Teknik Nuklir Punya Prospek Kerja Luas
Oleh karena itu, Bahlil mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berkeinginan menjadi karyawan, tetapi juga menjadi pengusaha.
“Indonesia memiliki puluhan ribu perguruan tinggi dari Aceh sampai Papua. Coba bayangkan, jika seluruh mahasiswa yang ada di dalamnya hanya berkeinginan menjadi pegawai. Lapangan kerja yang tersedia tentu akan makin terbatas, dan malah menjadikan perguruan tinggi sebagai pabrik penghasil pengangguran intelek,” katanya saat menyampaikan materi kuliah umum di Universitas Indonesia, Selasa (19/7/2022).
Bahlil menuturkan, pertumbuhan ekonomi yang saat ini mencapai 5,1% lebih yang setengahnya berasal dari konsumsi masyarakat. Konsumsi dan daya beli masyarakat meningkat karena adanya penyerapan lapangan kerja.
Baca juga: Jangan Salah Pilih Jurusan, Erick Thohir: Ini 9 Pekerjaan yang akan Hilang di 2030
Pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi selama pandemi Covid-19 membuktikan bahwa menjadi karyawan bukanlah pilihan yang sepenuhnya tepat bagi para lulusan kampus.
Baca juga: Tergolong Jurusan Langka, Lulusan Teknik Nuklir Punya Prospek Kerja Luas
Oleh karena itu, Bahlil mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berkeinginan menjadi karyawan, tetapi juga menjadi pengusaha.
“Indonesia memiliki puluhan ribu perguruan tinggi dari Aceh sampai Papua. Coba bayangkan, jika seluruh mahasiswa yang ada di dalamnya hanya berkeinginan menjadi pegawai. Lapangan kerja yang tersedia tentu akan makin terbatas, dan malah menjadikan perguruan tinggi sebagai pabrik penghasil pengangguran intelek,” katanya saat menyampaikan materi kuliah umum di Universitas Indonesia, Selasa (19/7/2022).
Bahlil menuturkan, pertumbuhan ekonomi yang saat ini mencapai 5,1% lebih yang setengahnya berasal dari konsumsi masyarakat. Konsumsi dan daya beli masyarakat meningkat karena adanya penyerapan lapangan kerja.
Baca juga: Jangan Salah Pilih Jurusan, Erick Thohir: Ini 9 Pekerjaan yang akan Hilang di 2030
Lihat Juga :