Profil Rektor Wanita Pertama ITB, Prof. Reini Wirahadikusumah
Senin, 25 Juli 2022 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Reini lebih banyak memfokuskan penelitiannya di bidang manajemen rantai pasok proyek infrastruktur dan manajemen konstruksi. Selama karier nya di ITB, ia telah mendapat berbagai penghargaan seperti predikat cumlaude ; Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Pemerintah RI pada 2016; penghargaan Endeavour Awards; Australia Awards Indonesia; Visiting Research at Queensland University of Technology (QUT), Brisbane, Australia pada 2011; serta Satyalancana Karya Satya X dari Pemerintah RI pada 2008.
Baca juga: 3 Jenderal Polisi Ini Bergelar Profesor, Jabat Guru Besar di PTIK Jakarta
Di samping dedikasi Reini untuk Institut Teknologi Bandung, ia turut aktif dalam mengikuti berbagai proyek dan organisasi seperti Anggota Komite Litbang Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN).
Selain itu ia juga aktif di Sekretaris Bidang Konstruksi dan Perekayasaan pada Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII), tim penilai International Federation of Asian and Western Pacific Contractors Association (IFAWPC), dan Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI).
Prof Reini juga pernah menjabat Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) dan asisten Permanent Delegation Office of the Republic of lndonesia to UNESCO.
Baca juga: 3 Jenderal Polisi Ini Bergelar Profesor, Jabat Guru Besar di PTIK Jakarta
Di samping dedikasi Reini untuk Institut Teknologi Bandung, ia turut aktif dalam mengikuti berbagai proyek dan organisasi seperti Anggota Komite Litbang Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN).
Selain itu ia juga aktif di Sekretaris Bidang Konstruksi dan Perekayasaan pada Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII), tim penilai International Federation of Asian and Western Pacific Contractors Association (IFAWPC), dan Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI).
Prof Reini juga pernah menjabat Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) dan asisten Permanent Delegation Office of the Republic of lndonesia to UNESCO.
(nnz)
Lihat Juga :