Gagas Filter Air Berbahan Limbah, Mahasiswa ITERA Raih Emas di Ajang Internasional
Rabu, 27 Juli 2022 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tes Wawancara Beasiswa Pendidikan Indonesia Digelar Daring, Ini Prosedurnya
Lebih lanjut Abdul Khanafy menyampaikan, penelitian yang dilakukan timnya didasari atas banyaknya limbah kulit pisang dan serabut kelapa yang tidak termanfaatkan dengan baik. Selain itu, adanya masalah kesulitan air bersih di daerah Sungai Way Belau, Bandar Lampung membuat masyarakat membutuhkan sebuah alat penyaring air yang sederhana.
Abdul Khanafy menjelaskan, selain menggagas material penyaring, tim mahasiswa ITERA juga mendesain alat penyaring adengan aplikasi blender dengan alat yang memiliki tiga buah tabung yang pada tabung pertama sebagai penghilang bau, tabung kedua filtrasi, dan tabung ketiga sebagai pembersih tabung pertama dan tabung kedua.
“Penelitian ini merupakan penelitian yang sama kami lakukan pada tahun 2022 bulan Februari tetapi hanya saja arang aktif yang digunakan menggunakan bahan yang berbeda dan nanomaterial,” ujar Abdul Khanafy.
Dalam melaksanakan penelitian, mahasiswa ITERA mendapatkan bimbingan dari dosen Teknik Pertambangan ITERA Alio Jasipto.
Lebih lanjut Abdul Khanafy menyampaikan, penelitian yang dilakukan timnya didasari atas banyaknya limbah kulit pisang dan serabut kelapa yang tidak termanfaatkan dengan baik. Selain itu, adanya masalah kesulitan air bersih di daerah Sungai Way Belau, Bandar Lampung membuat masyarakat membutuhkan sebuah alat penyaring air yang sederhana.
Abdul Khanafy menjelaskan, selain menggagas material penyaring, tim mahasiswa ITERA juga mendesain alat penyaring adengan aplikasi blender dengan alat yang memiliki tiga buah tabung yang pada tabung pertama sebagai penghilang bau, tabung kedua filtrasi, dan tabung ketiga sebagai pembersih tabung pertama dan tabung kedua.
“Penelitian ini merupakan penelitian yang sama kami lakukan pada tahun 2022 bulan Februari tetapi hanya saja arang aktif yang digunakan menggunakan bahan yang berbeda dan nanomaterial,” ujar Abdul Khanafy.
Dalam melaksanakan penelitian, mahasiswa ITERA mendapatkan bimbingan dari dosen Teknik Pertambangan ITERA Alio Jasipto.
(nnz)
Lihat Juga :