Kampus Berbasis Sekuriti, Ubhara Jaya Gelar Seminar Internasional Bahas Isu Keamanan Aktual
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Menkeu Sri Mulyani Beri Pesan Ini untuk Mahasiswa Baru UI
“Meski saat ini tidak ada perang yang terjadi di kawasan Asia Tenggara, namun masih terdapat sejumlah ancaman keamanan bagi negara-negara di sini. Ancaman di bidang keamanan itu terbagi atas dua, yakni ancaman terhadap negara yang berupa konflik dan persaingan pengaruh kekuasaan," urai Profesor Bilveer Singh.
"Contohnya terkait sengketa teritorial di Laut Cina Selatan, serta yang kedua konflik antar negara Asia Tenggara berupa sengketa wilayah (darat dan laut). Sementara ancaman keamanan terhadap rezim dan pemerintah contohnya terkait isu ekstremisme agama dan terorisme,” tambahnya.
Lebih jauh, Bilveer Singh memaparkan, ancaman lain yang juga masih menjadi tantangan dalam bidang keamanan bagi negara-negara di Asia Tenggara termasuk permasalahan pangan, bencana alam, batas wilayah, kriminal, perdagangan manusia, pengungsian, korupsi dan juga kemiskinan.
Sementara, Profesor Jasminder Singh yang merupakan peneliti pada International Centre for Political Violence and Terrorism Research, Nanyang Technological University, Singapura, menyoroti isu terkait terorisme dan ekstrimisme agama di kawasan Asia Tenggara.
“Ancaman di bidang keamanan terbagi atas ekstrimisme agama, lalu adanya gerakan separatis di Myanmar, Indonesia, Thailand dan Filipina. Sikap lengah pada isu terorisme dan keamanan bisa berdampak besar pada keamanan. Kejahatan terorisme adalah pelajaran terbaik menyangkut soal keamanan, karena teroris adalah organisasi pembelajaran terbaik di dunia,” tutur Jasminder Singh.
“Meski saat ini tidak ada perang yang terjadi di kawasan Asia Tenggara, namun masih terdapat sejumlah ancaman keamanan bagi negara-negara di sini. Ancaman di bidang keamanan itu terbagi atas dua, yakni ancaman terhadap negara yang berupa konflik dan persaingan pengaruh kekuasaan," urai Profesor Bilveer Singh.
"Contohnya terkait sengketa teritorial di Laut Cina Selatan, serta yang kedua konflik antar negara Asia Tenggara berupa sengketa wilayah (darat dan laut). Sementara ancaman keamanan terhadap rezim dan pemerintah contohnya terkait isu ekstremisme agama dan terorisme,” tambahnya.
Lebih jauh, Bilveer Singh memaparkan, ancaman lain yang juga masih menjadi tantangan dalam bidang keamanan bagi negara-negara di Asia Tenggara termasuk permasalahan pangan, bencana alam, batas wilayah, kriminal, perdagangan manusia, pengungsian, korupsi dan juga kemiskinan.
Sementara, Profesor Jasminder Singh yang merupakan peneliti pada International Centre for Political Violence and Terrorism Research, Nanyang Technological University, Singapura, menyoroti isu terkait terorisme dan ekstrimisme agama di kawasan Asia Tenggara.
“Ancaman di bidang keamanan terbagi atas ekstrimisme agama, lalu adanya gerakan separatis di Myanmar, Indonesia, Thailand dan Filipina. Sikap lengah pada isu terorisme dan keamanan bisa berdampak besar pada keamanan. Kejahatan terorisme adalah pelajaran terbaik menyangkut soal keamanan, karena teroris adalah organisasi pembelajaran terbaik di dunia,” tutur Jasminder Singh.
Lihat Juga :