90 Negara Ikut Olimpiade Sains Dunia Tertua dan Terbesar di Yogyakarta

Rabu, 10 Agustus 2022 - 09:31 WIB
loading...
90 Negara Ikut Olimpiade...
Indonesia menjadi tuan rumah bagi perhelatan bergengsi International Olympiad in Informatic (IOI) ke-34. Foto/Kemendikbudristek.
A A A
JAKARTA - Tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah bagi perhelatan bergengsi International Olympiad in Informatic (IOI) ke-34. Tercatat olimpiade sains internasional yang disebut sebagai tertua dan terbesar ini diikuti oleh 536 peserta dari 90 negara

"Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh siswa kontestan IOI dan seluruh leader dan team leader dari seluruh dunia. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Indonesia telah dipercaya untuk menjadi Tuan Rumah salah satu olimpiade sains tingkat dunia yang tertua dan terbesar," terang Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, pada pembukaan IOI 2022, melalui siaran pers, Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Lolos Program AFS & YES, 10 Siswa Madrasah dapat Kesempatan Belajar ke Eropa dan Amerika

"Saya meyakini bahwa kompetisi ini merupakan sarana terbaik untuk membina dan menantang generasi muda dunia untuk mencintai informatika dan mengembangkannya untuk kehidupan kita yang lebih baik," lanjut Nadiem.

Pada kesempatan ini, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti menyampaikan, International Olympiad in Informatics (IOI) adalah salah satu dari 14 Olimpiade Sains Internasional yang dilaksanakan setiap tahun.

Dari berbagai olimpiade tersebut, IOI merupakan olimpiade ke-4 tertua dan dengan jumlah negara yang berpartisipasi terbanyak ke-2. IOI ke-34 ini dilaksanakan dengan tema “Digital Energy of Asia”, sejalan dengan meningkatnya peran teknologi digital dalam kehidupan manusia dan dalam rangka mendukung pengembangan teknologi sebesar-besarnya untuk kesejahteraan kehidupan.

Ajang kompetisi IOI bertujuan untuk mengidentifikasi, mendorong, menantang, dan memberikan pengakuan terhadap anak-anak muda yang memiliki talenta hebat di bidang informatika. Kemudian, membangun persahabatan internasional di antara para ilmuwan dan para pendidik dalam bidang informatika.

Tujuan berikutnya yaitu memperkenalkan disiplin ilmu informatika kepada kaum muda, mempromosikan penyelenggaraan kompetisi informatika untuk siswa sekolah menengah, serta mendorong negara-negara untuk menyelenggarakan kompetisi IOI pada masa depan.

IOI ke-34 ini diikuti oleh 536 peserta dari 90 negara. Jumlah ini merupakan jumlah negara terbanyak selama penyelenggaraan IOI. Peserta terdiri dari 357 pelajar yang berkompetisi dan 179 orang leader, team leader, pendamping dan tamu undangan lain. Sejumlah 414 peserta dari 72 negara hadir di Yogyakarta untuk berpartisipasi secara luring dan 122 peserta dari 18 negara berpartisipasi secara daring dari negara masing-masing.

Selain melaksanakan kompetisi dan pertemuan General Assembly, seluruh peserta juga akan diundang untuk melakukan ekskursi ke berbagai tujuan wisata dan atraksi budaya di seputar Yogyakarta dan akan diselenggarakan malam budaya di Candi Borobudur.

Dalam ekskursi tersebut peserta juga berkesempatan untuk mengikuti berbagai loka karya, yang antara lain memberikan pengalaman langsung bagi peserta bagaimana membatik, menari, dan memainkan alat musik tradisional. Dengan mengikuti agenda ini, seluruh peserta IOI diharapkan dapat mengenal lebih dekat dan menikmati keindahan kekayaan budaya Indonesia, khususnya di Yogyakarta, dan kembali ke negara masing-masing dengan pengalaman yang tidak terlupakan.

Baca juga: Bersaing dengan 41 Negara, Pelajar Indonesia Raih Prestasi di Olimpiade Ekonomi Internasional

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bekerja sama dalam penyelenggaraan IOI ke-34 di Indonesia tahun 2022 ini,” tuturnya.

Sementara itu, Presiden IOI, Benjamin Burton, mengajak seluruh peserta mengambil kesempatan ini untuk belajar tentang banyak pengalaman yang didapat. "Meski kalian akan mendapat banyak tantangan dalam pelaksanaan kompetisi, jalani dengan keberanian dan penuh semangat. Kalian beruntung karena menjadi perwakilan terbaik dari negara kalian. Semoga sukses dalam kompetisi ini," ucapnya.

Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Agus Burhan, mengungkapkan suatu kehormatan besar bagi Indonesia dapat menyelenggarakan IOI tahun 2022. "Kita bangga berada dalam satu keaktifan perubahan zaman. Kita songsong potensi yang kita miliki agar bisa berkolaborasi dengan talenta digital dunia," ujarnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
329 Tim dari 10 Provinsi...
329 Tim dari 10 Provinsi Ramaikan Kompetisi Greenmech 2026
Hadapi 10 Negara, ITS...
Hadapi 10 Negara, ITS Sabet Grand Champion Kompetisi Kapal Otonom Dunia 2026
Jadwal Pendaftaran OSN...
Jadwal Pendaftaran OSN SMA 2026 Lengkap dengan Link Resmi, Catat Tahapannya
Cetak Inovator Sejak...
Cetak Inovator Sejak Dini, Sekolah Kharisma Bangsa Gelar STEAM Expo 2026
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved