Keren, ITS Punya Mobil Pintar Tanpa Kemudi untuk Transportasi Kampus
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Meski sudah beroperasi, Rudy berujar bahwa iCar sebenarnya masih dalam tahap uji coba (trial). Oleh karena itu, ITS telah menyiapkan satu orang operator yang ditugaskan memantau jika terjadi kondisi darurat. Tak hanya operator, jika ada masalah, penumpang dapat langsung menekan tombol emergency yang tersedia sehingga iCar akan otomatis berhenti.
Selain itu, iCar juga telah menyediakan website yang bisa diakses penumpang di laman http://riset.its.ac.id/icar. Website ini nantinya akan digunakan untuk memonitor lokasi iCar secara real-time. Saat ini, timpal Rudy, iCar baru difungsikan untuk kapasitas lima penumpang dan hanya berjumlah satu unit.
Meskipun begitu, Rudy menargetkan ke depan akan ada penambahan unit mobil dan penambahan jam operasional. “Kami juga akan memanfaatkan aplikasi user interface untuk pemanggilan," terang salah satu pembimbing Tim Robotika ITS ini.
iCar memang diketahui telah diluncurkan sejak 2020 lalu, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-75. Saat itu, turut hadir mantan Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Prof Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro serta mantan Wali Kota Surabaya yang sekarang menjabat Menteri Sosial Dr (HC) Ir Tri Rismaharini.
Baca juga: Catat Ya, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Boleh Ikut Program MBKM
iCar dijalankan dengan kombinasi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Hal itu memungkinkan mobil pintar membantu pengemudi mengenali potensi bahaya, mencegah tabrakan, mengurangi risiko kecelakaan, serta mengoptimalkan tenaga dan penggerak motor listrik.
Selain itu, iCar juga telah menyediakan website yang bisa diakses penumpang di laman http://riset.its.ac.id/icar. Website ini nantinya akan digunakan untuk memonitor lokasi iCar secara real-time. Saat ini, timpal Rudy, iCar baru difungsikan untuk kapasitas lima penumpang dan hanya berjumlah satu unit.
Meskipun begitu, Rudy menargetkan ke depan akan ada penambahan unit mobil dan penambahan jam operasional. “Kami juga akan memanfaatkan aplikasi user interface untuk pemanggilan," terang salah satu pembimbing Tim Robotika ITS ini.
iCar memang diketahui telah diluncurkan sejak 2020 lalu, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-75. Saat itu, turut hadir mantan Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Prof Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro serta mantan Wali Kota Surabaya yang sekarang menjabat Menteri Sosial Dr (HC) Ir Tri Rismaharini.
Baca juga: Catat Ya, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Boleh Ikut Program MBKM
iCar dijalankan dengan kombinasi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Hal itu memungkinkan mobil pintar membantu pengemudi mengenali potensi bahaya, mencegah tabrakan, mengurangi risiko kecelakaan, serta mengoptimalkan tenaga dan penggerak motor listrik.
Lihat Juga :