Literasi Digital Cegah Dampak Negatif Internet pada Generasi Muda
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
"Ini semua nilai-nilai termasuk ke dalam budaya digital yang juga menjadi salah satu pilar dalam literasi digital. Itulah yang menjadi alasan mengapa menguasai literasi digital itu sangat penting,” tambah Yosi Mokalu.
Selain Yosi Mokalu, Melaney Richardo pun menyampaikan, pentingnya masyarakat untuk cakap digital, khususnya Gen Z karena mereka hidup di zaman yang serba digital dan banyak dihabiskan dengan berinteraksi di ruang digital. Agar tidak merusak karakter mereka, tentu dibutuhkan aturan atau tata krama di ruang digital.
“Contohnya bisa kita liat dengan banyaknya cyberbullying dan sebagainya ya. Oleh karena itu, menjadi cakap digital sangat penting bagi generasi muda dan tentunya bagi bapak/ibu yang merupakan role model utama para anak-anak kita,” ujar Melaney Richardo.
Selain membahas tentang etika dan budaya berdigital, di sesi ini juga membahas bagaimana tips dan cara anak-anak muda Indonesia bisa berkarya di ruang digital menjadi kreator konten.
“Talenta dan kepedulian kita bisa menjadi awal atau motivasi kita untuk membuat konten. Intinya yang penting adik-adik konsisten dalam membuat konten. Ga papa kalau viewers atau likes nya dikit kan namanya baru mulai," ujar Yosi Mokalu.
Selain Yosi Mokalu, Melaney Richardo pun menyampaikan, pentingnya masyarakat untuk cakap digital, khususnya Gen Z karena mereka hidup di zaman yang serba digital dan banyak dihabiskan dengan berinteraksi di ruang digital. Agar tidak merusak karakter mereka, tentu dibutuhkan aturan atau tata krama di ruang digital.
“Contohnya bisa kita liat dengan banyaknya cyberbullying dan sebagainya ya. Oleh karena itu, menjadi cakap digital sangat penting bagi generasi muda dan tentunya bagi bapak/ibu yang merupakan role model utama para anak-anak kita,” ujar Melaney Richardo.
Selain membahas tentang etika dan budaya berdigital, di sesi ini juga membahas bagaimana tips dan cara anak-anak muda Indonesia bisa berkarya di ruang digital menjadi kreator konten.
“Talenta dan kepedulian kita bisa menjadi awal atau motivasi kita untuk membuat konten. Intinya yang penting adik-adik konsisten dalam membuat konten. Ga papa kalau viewers atau likes nya dikit kan namanya baru mulai," ujar Yosi Mokalu.
Lihat Juga :