Kemendikbudristek Dorong Kemerdekaan Proses Belajar dengan 2 Terobosan Ini
Kamis, 18 Agustus 2022 - 18:25 WIB
loading...
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Foto/Kemendikbudristek.
A
A
A
JAKARTA - Dalam memperingati HUT ke-77 RI , Kemendikbudristek semakin memperkuat komitmennya dalam menggaungkan Merdeka Belajar, di antaranya melalui Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar . Merdeka Belajar juga menjadi dasar dari empat agenda prioritas Kelompok Kerja Bidang Pendidikan G20.
Melalui unggahan video di kanal Kemendikbudristek, Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa perjuangan mencapai kemerdekaan telah tercatat dalam sejarah, dan masyarakat Indonesia tidak boleh berhenti bergerak dan melangkah.
“Khususnya karena pada tahun ini, kita memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia dengan semangat “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”. Semangat ini sedang kita buktikan bersama melalui presidensi G20 tahun 2022, di mana Kemendikbudristek menggalang kolaborasi global untuk bergotong royong memulihkan dan membangkitkan sistem pendidikan,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (18/8/2022).
Baca juga: Miris, SMP di Surabaya Harus Jemput Bola dan Gratiskan SPP Sekolah demi Dapat 15 Siswa
Lebih lanjut, Nadiem menyampaikan, “Kita (Indonesia) telah memberikan contoh kepada dunia bagaimana proses pembelajaran di Indonesia saat ini semakin berpihak kepada murid dan memerdekakan guru untuk berkreasi dalam mengajar melalui Kurikulum Merdeka dan platform Merdeka Mengajar,” ungkapnya.
Melalui unggahan video di kanal Kemendikbudristek, Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa perjuangan mencapai kemerdekaan telah tercatat dalam sejarah, dan masyarakat Indonesia tidak boleh berhenti bergerak dan melangkah.
“Khususnya karena pada tahun ini, kita memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia dengan semangat “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”. Semangat ini sedang kita buktikan bersama melalui presidensi G20 tahun 2022, di mana Kemendikbudristek menggalang kolaborasi global untuk bergotong royong memulihkan dan membangkitkan sistem pendidikan,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (18/8/2022).
Baca juga: Miris, SMP di Surabaya Harus Jemput Bola dan Gratiskan SPP Sekolah demi Dapat 15 Siswa
Lebih lanjut, Nadiem menyampaikan, “Kita (Indonesia) telah memberikan contoh kepada dunia bagaimana proses pembelajaran di Indonesia saat ini semakin berpihak kepada murid dan memerdekakan guru untuk berkreasi dalam mengajar melalui Kurikulum Merdeka dan platform Merdeka Mengajar,” ungkapnya.
Lihat Juga :