8 Fakta Sekolah Kedinasan di PKN STAN, dari Kuliah Gratis hingga Uang Saku

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 17:22 WIB
loading...
8 Fakta Sekolah Kedinasan...
Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara ( STAN ) adalah salah satu sekolah kedinasan yang selalu menjadi incaran calon mahasiswa setiap tahunnya.

Pasalnya, lulusan PKN STAN akan menerima gaji dan tunjangan yang menjanjikan. Bahkan yang lebih menarik, lulusan PKN STAN otomatis akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Baca juga: 16 Sekolah Kedinasan yang Bisa Langsung Jadi PNS, Nomor 1 dan 3 Paling Diburu Lulusan SMA

Ini merupakan perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Persaingan masuk PKN STAN sangat ketat. Bahkan, tahun lalu terdapat 38 ribu pendaftar dengan kuota hanya 700 orang.

Besarnya minat masuk PKN STAN tak lepas dari berbagai keistimewaan yang didapat ketika studi. Bahkan, banyak manfaat yang didapat setelah lulus.

Berikut fakta-fakta kuliah di PKN STAN:

1. Lulus otomatis jadi PNS

Mereka yang telah diterima studi di PKN STAN dan lulus dipastikan mendapat jatah menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sebab, menduduki bangku studi di PKN STAN sama artinya telah memiliki bangku sebagai PNS.

Baca juga: Beasiswa BRI 2022 Dibuka hingga 2 September, Ini Benefit dan Jaminan Karier di Bank BUMN

Hal ini membuat seleksi masuk PKN STAN sangat sulit. Bahkan, model seleksi sama dengan seleksi PNS.

2. Kuliah gratis

Selama belajar di PKN STAN, pelajar tidak dipungut biaya sepeser pun.

Terdapat beberapa jurusan yang dipilih, seperti D3 Kepabeanan dan Cukai hingga D4 Akuntansi Sektor Publik.

3. Bisa dapat asrama

PKN STAN menyediakan asrama bagi mahasiswanya. Namun, asrama hanya dapat dipakai oleh mahasiswa semester pertama.

Sementara itu, mulai tahun kedua mahasiswa diminta keluar asrama untuk mencari tempat tinggal sendiri.

4. Sertifikat prestasi tak berpengaruh dalam seleksi

PKN STAN menggunakan model seleksi nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), psikotest, dan wawancara. PKN STAN tidak memakai sertifikat prestasi sebagai bahan pertimbangan kelulusan calon mahasiswa.

Hal itu disebabkan sulitnya menjamin kualitas calon mahasiswa dari sertifikat prestasi. STAN menilai sertifikat prestasi tidak mampu menjamin seorang mahasiswa bisa meraih IPK yang baik.

5. Tidak dapat uang saku selama kuliah

Saat ini PKN STAN tidak lagi memberlakukan uang saku selama kuliah. Kebijakan pemberian uang saku telah dicabut.

Namun, akan ada afirmasi bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K). Mahasiswa tersebut akan mendapat bantuan sesuai dengan kebutuhan.

6. Wajib Ikut UTBK

Mulai 2021, PKN STAN mewajibkan pendaftar mengantongi nilai UTBK. Nilai UTBK didapat ketika mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Pemberlakuan ini berguna untuk saringan awal masuk STAN. Peserta yang memenuhi standar minimum nilai UTBK di STAN baru diperbolehkan melanjutkan seleksi SKD.

7. Lama pendidikan di PKN STAN

Lama pendidikan untuk D1 dan D3, masing masing selama 2 semester serta 6 semester. Bagi tiap mahasiswa yang tidak lulus pada ujian semester, akan dikeluarkan dari kampus STAN .

8. Sulitnya masuk PKN STAN

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebut hanya 0,6% pelamar yang lulus. Menjadi mahasiswa PKN STAN memang tidak mudah, mahasiswa STAN melalui berbagai seleksi untuk bisa kuliah di kampus yang dikelola Kementerian Keuangan ini.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved