455 Anak PMI di Malaysia Lulus Beasiswa Program Gema Repatriasi
Selasa, 30 Agustus 2022 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
“Di tahun 2022 jumlahnya akan terus meningkat, dan di masa mendatang jangkauan penerima beasiswa akan diperluas untuk anak pekerja migran Indonesia di wilayah Malaysia lainnya,” urai Konjen Rafail.
Rafail juga menekankan pentingnya penyesuaian dengan lingkungan pendidikan yang baru di Indonesia. “Jadikan kesempatan belajar di Indonesia untuk mencari ilmu, mendapatkan pengetahuan baru, berkenalan dengan guru dan teman sebaya. Jadilah siswa terbaik yang kelak membanggakan keluarga, nusa dan bangsa,” ucapnya.
Senada dengan itu Kepala SIKK, Dadang Hermawan mengatakan bahwa peserta didik yang mendapatkan kesempatan beasiswa harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. “Hal ini tidak akan terulang kembali. Raihlah cita-cita di pangkuan Ibu Pertiwi dan jangan pernah untuk kembali ke Sabah,” tegasnya.
Sejak tahun 2013, lanjut Dadang, peserta didik SIKK yang belajar di Indonesia banyak yang membuktikan keberhasilannya. Salah satunya, alumni CLC Permodalan Sabah, Muhammad Asdar yang sukses menjadi salah satu dari 36 orang yang diterima dalam program yang diselenggarakan oleh Sekolah Staf Presiden tahun 2022.
Baca juga: Beasiswa BRI 2022 Dibuka hingga 2 September, Ini Benefit dan Jaminan Karier di Bank BUMN
Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Kemendikbudristek telah menginisiasi penyaluran beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) untuk program GEMA Repatriasi pada 2016. Adapun sasaran penerima beasiswanya adalah anak PMI lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) SIKK/CLC di Malaysia.
Rafail juga menekankan pentingnya penyesuaian dengan lingkungan pendidikan yang baru di Indonesia. “Jadikan kesempatan belajar di Indonesia untuk mencari ilmu, mendapatkan pengetahuan baru, berkenalan dengan guru dan teman sebaya. Jadilah siswa terbaik yang kelak membanggakan keluarga, nusa dan bangsa,” ucapnya.
Senada dengan itu Kepala SIKK, Dadang Hermawan mengatakan bahwa peserta didik yang mendapatkan kesempatan beasiswa harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. “Hal ini tidak akan terulang kembali. Raihlah cita-cita di pangkuan Ibu Pertiwi dan jangan pernah untuk kembali ke Sabah,” tegasnya.
Sejak tahun 2013, lanjut Dadang, peserta didik SIKK yang belajar di Indonesia banyak yang membuktikan keberhasilannya. Salah satunya, alumni CLC Permodalan Sabah, Muhammad Asdar yang sukses menjadi salah satu dari 36 orang yang diterima dalam program yang diselenggarakan oleh Sekolah Staf Presiden tahun 2022.
Baca juga: Beasiswa BRI 2022 Dibuka hingga 2 September, Ini Benefit dan Jaminan Karier di Bank BUMN
Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Kemendikbudristek telah menginisiasi penyaluran beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) untuk program GEMA Repatriasi pada 2016. Adapun sasaran penerima beasiswanya adalah anak PMI lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) SIKK/CLC di Malaysia.
Lihat Juga :