Melalui Modul Nusantara, ITS Ajak Mahasiswa PMM Kenal Budaya Majapahit

Rabu, 31 Agustus 2022 - 16:54 WIB
loading...
Melalui Modul Nusantara,...
ITS merancang modul nusantara agar mahasiswa PMM mengenal budaya Majapahit. Foto/Humas ITS.
A A A
JAKARTA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS ) merancang Modul Nusantara untuk mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) agar mengenal lebih dekat mengenai budaya Majapahit. Hal ini untuk mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka ( MBKM ) Kemendikbudristek.

Direktur Pendidikan ITS Dr Eng Siti Machmudah menyampaikan, pada tahun ini ITS menerima 108 mahasiswa PMM yang berasal dari 37 perguruan tinggi di Indonesia. Program ini diorientasikan untuk menghasilkan lulusan berkualitas, kerja sama dengan mitra perguruan tinggi lain, menghasilkan inovasi pembelajaran, dan peningkatan pemahaman penghargaan kebinekaan di Indonesia melalui Modul Nusantara.

Baca juga: Inovasi Keren, Mahasiswa UIN Walisongo Rancang Alat Penentu Arah Kiblat Robotik

Machmudah mengungkapkan, para mahasiswa PMM tersebut akan mengikuti isi modul Nusantara. Modul tersebut akan mengeksplor peradaban Majapahit dengan memahami dan mengaktualisasikan budaya peradaban Majapahit sebagai bagian dari jati diri bangsa dan harapannya mampu melakukan reka ulang jejak-jejak peradaban Majapahit. “Dengan itu, mahasiswa diharapkan bisa termotivasi mengeksplorasi sains dan peradaban di daerahnya masing masing,” katanya, melalui siaran pers, Rabu (31/8/2022).

Menurut dosen Departemen Teknik Kimia ini, Modul Nusantara tersebut merupakan hasil rancangan lima dosen dan lima mahasiswa ITS. Sehingga selama satu semester ke depan, para mahasiswa PMM akan mengikuti serangkaian kegiatan pengenalan budaya dari modul tersebut dan menjalankan perkuliahan seperti biasanya. Secara teknis, setiap Senin para mahasiswa PMM akan melaksanakan pertemuan serta setiap Sabtu dan Minggu akan dibagi menjadi lima kelompok untuk menjalankan kegiatan.

Terdapat empat jenis kegiatan utama. Yakni kebinekaan, kegiatan ini dilakukan sebanyak 14 kali selama satu semester berjalannya program. Aktivitas yang dilakukan adalah kunjungan dan mengidentifikasi permasalahan di Museum Trowulan, bangunan artefak, hutan obat, Gunung Kelud, dan Laboratorium Kelautan (maritim). “Kegiatan ini dibagi menjadi eksplorasi bangunan, maritim, rempah dan bencana,” sebutnya.

Baca juga: Jurusan Industrial Robotic Design, Cocok untuk Milenial dengan Prospek Karier Cemerlang

Kemudian kegiatan inspirasi, yakni bertujuan untuk menstimulasi inspirasi bagi mahasiswa yang diperoleh dari percakapan dan diskusi-diskusi dengan tokoh-tokoh inspiratif daerah. Machmudah menjelaskan, para mahasiswa akan menjelajah sejarah Majapahit lebih dalam dengan menemui para ahli. Seperti ahli epigrafi untuk mempelajari bahasa dan huruf yang digunakan saat itu dan belajar di Museum Trowulan.

Selanjutnya kegiatan ketiga yaitu, refleksi. Kegiatan ini dilakukan sebanyak tujuh kali dalam satu semester berjalannya program. Mahasiswa PMM akan mempresentasikan hasil kunjungan dan kegiatan dalam bentuk poster, video vlog, dan laporan. Terakhir yakni kegiatan kontribusi sosial, para mahasiswa PMM akan menampilkan hasil karya mereka dalam acara festival nusantara dan dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-62 ITS.

Dikatakan Machmudah, banyak hal yang harus diketahui masyarakat Indonesia terkait Majapahit, karena nilai-nilai yang diterapkan di Indonesia saat ini merupakan nilai-nilai yang sebelumnya ada di era Majapahit. Seperti bendera merah putih dari buku Negara Kertagama dan Bhinneka Tunggal Ika dari kitab Sutasoma. Ia berharap para mahasiswa PMM dapat menjalani perkuliahan di ITS dengan lancar dan meningkatkan rasa nasionalisme mereka. “Semoga program ini berguna bagi mereka,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Rekomendasi
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
Bangladesh Rusuh, Mahasiswa...
Bangladesh Rusuh, Mahasiswa Bakar Stasiun TV dan 32 Orang Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved