ITB Ciptakan Laptop Penggerak untuk Pembelajaran, Apa Keunggulannya?
Kamis, 01 September 2022 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi (proyek) ini memang request dari Dikti sebenarnya. Bagaimana kita bisa menyediakan pembelajaran untuk mereka yang di pelosok, mereka yang tidak punya laptop atau tidak punya perangkat apa-apa,” katanya, dikutip dari laman ITB, Kamis (1/9/2022).
Sebelum mengembangkan proyek Laptop Penggerak, tim ini terlebih dahulu mengembangkan tablet pada tahun 2020 dengan produksi mencapai 5.000 unit. Baru pada 2022, Laptop Penggerak mulai diproduksi dengan jumlah 5.000 unit dan produksi tablet bertambah menjadi 10.000 unit.
Seluruh desain, proses perakitan, dan pengemasan produk ini dilakukan di dalam negeri. Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa ketergantungan impor masih cukup besar karena seluruh perangkat keras yang digunakan berasal dari Cina. Laptop Penggerak menggunakan sistem operasi Windows sehingga memungkinkan integrasi dengan produk-produk Microsoft yang lazim digunakan oleh mahasiswa.
Baca juga: Inilah 8 Sekolah Kedinasan Terbaik di Jakarta dan Sekitarnya
Perbedaan yang paling menonjol dari produk Laptop Penggerak dengan laptop komersial adalah adanya aplikasi pembelajaran bawaan yang sudah terpasang di dalamnya. Aplikasi yang dikembangkan sendiri oleh Tim RND ini berisi modul-modul pembelajaran dalam bentuk video maupun dokumen PDF. Dengan fasilitas tersebut, mahasiswa dapat mengakses materi pembelajaran hingga 70 GB.
Sebelum mengembangkan proyek Laptop Penggerak, tim ini terlebih dahulu mengembangkan tablet pada tahun 2020 dengan produksi mencapai 5.000 unit. Baru pada 2022, Laptop Penggerak mulai diproduksi dengan jumlah 5.000 unit dan produksi tablet bertambah menjadi 10.000 unit.
Seluruh desain, proses perakitan, dan pengemasan produk ini dilakukan di dalam negeri. Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa ketergantungan impor masih cukup besar karena seluruh perangkat keras yang digunakan berasal dari Cina. Laptop Penggerak menggunakan sistem operasi Windows sehingga memungkinkan integrasi dengan produk-produk Microsoft yang lazim digunakan oleh mahasiswa.
Baca juga: Inilah 8 Sekolah Kedinasan Terbaik di Jakarta dan Sekitarnya
Perbedaan yang paling menonjol dari produk Laptop Penggerak dengan laptop komersial adalah adanya aplikasi pembelajaran bawaan yang sudah terpasang di dalamnya. Aplikasi yang dikembangkan sendiri oleh Tim RND ini berisi modul-modul pembelajaran dalam bentuk video maupun dokumen PDF. Dengan fasilitas tersebut, mahasiswa dapat mengakses materi pembelajaran hingga 70 GB.
Lihat Juga :