Kisah Dwiki, Lulusan SMK yang Pernah Jadi Kurir Kini Jadi Staf IT di Setkab RI
Sabtu, 03 September 2022 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
Dengan memanfaatkan penghasilannya dari program magangnya, Dwiki mengaku orang tuanya di Demak, Jawa Tengah, memiliki andil besar dalam mendorongnya melanjutkan kuliah di Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Ia pun mengambil jurusan Teknik Informatika karena ingin berfokus mendalami pengembangan software.
Memasuki semester akhir dan persiapan skripsi, dosen di kampusnya memotivasi untuk mengikuti program Bangkit, yang selain memungkinkannya untuk mengajukan tugas akhir dengan proyek capstone, namun juga memiliki program akselerasi bidang teknologi yang baik dan pastinya berguna untuk masa depannya kelak.
Dwiki pun mengikuti program Cloud Computing (Google Cloud Platform) di Bangkit mulai Februari 2021 selama 18 minggu. Selain hard skills, peserta juga mendapat pembelajaran soft skills, seperti personal branding, time management, professional communication, critical thinking, dan lain-lain. Menurutnya pengalaman tersebut sangat bermanfaat karena sekaligus menyiapkan diri peserta sebagai profesional di dunia kerja nantinya.
Selama menjalani program, Dwiki juga tidak lepas dari tantangan. “Saat itu saya sangat kesulitan manajemen waktu karena sambil menyiapkan skripsi, bahkan sempat berpikir untuk melepas Bangkit. Namun, saya mencoba bertahan dengan memaksimalkan waktu yang ada. Saya membagi waktu pagi sampai sore untuk Bangkit dan waktu malam untuk mengerjakan skripsi,” terangnya.
Baca juga: Menhan Prabowo Subianto Buka Pendidikan D3 hingga S3 Unhan RI
Memasuki semester akhir dan persiapan skripsi, dosen di kampusnya memotivasi untuk mengikuti program Bangkit, yang selain memungkinkannya untuk mengajukan tugas akhir dengan proyek capstone, namun juga memiliki program akselerasi bidang teknologi yang baik dan pastinya berguna untuk masa depannya kelak.
Dwiki pun mengikuti program Cloud Computing (Google Cloud Platform) di Bangkit mulai Februari 2021 selama 18 minggu. Selain hard skills, peserta juga mendapat pembelajaran soft skills, seperti personal branding, time management, professional communication, critical thinking, dan lain-lain. Menurutnya pengalaman tersebut sangat bermanfaat karena sekaligus menyiapkan diri peserta sebagai profesional di dunia kerja nantinya.
Selama menjalani program, Dwiki juga tidak lepas dari tantangan. “Saat itu saya sangat kesulitan manajemen waktu karena sambil menyiapkan skripsi, bahkan sempat berpikir untuk melepas Bangkit. Namun, saya mencoba bertahan dengan memaksimalkan waktu yang ada. Saya membagi waktu pagi sampai sore untuk Bangkit dan waktu malam untuk mengerjakan skripsi,” terangnya.
Baca juga: Menhan Prabowo Subianto Buka Pendidikan D3 hingga S3 Unhan RI
Lihat Juga :