Mahasiswa Unesa Buat Aplikasi Game Petualangan agar Belajar Fisika Makin Mudah
Senin, 12 September 2022 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
“Adventuring Physics juga sudah teruji kevalidan dan kepraktisannya untuk diterapkan sebagai media pembelajaran fisika. Kemasan media pembelajaran dalam bentuk game bukan tanpa alasan. Ini mengacu pada kecenderungan siswa yang senang bermain game di smartphonenya masing-masing,” tandas mahasiswa S-1 Pendidikan Fisika angkatan 2019 itu, dikutip dari laman Unesa, Senin (12/9/2022).
Game adventure secara tidak langsung dimaksudkan untuk memantik jiwa eksplorasi siswa. Selain itu, juga untuk memberikan semacam tantangan lewat jalannya cerita bersambung. Tantangan menjadi bagian penting dalam game itu sendiri. Sehingga memancing adrenalin siswa untuk terus menuntaskannya hingga akhir.
“Ini bisa membuat penggunanya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan berkelanjutan. Pada game ini memasukkan misi permainan dan permasalahan fisika yang harus diselesaikan oleh siswa dengan menerapkan konsep dan materi fisika yang relevan dengan kurikulum saat ini,” bebernya.
Hanandita Veda Saphira dari prodi S-1 Pendidikan Fisika 2019 mengatakan, game ini dibuat dalam 3 bulan yaitu mulai Juni tuntas Agustus. Dimulai dari membuat game design document (GDD), design UI UX, dan aset–aset game seperti karakter, icon, dan tombol-tombol sebagainya.
Baca juga: 4 Jenderal TNI Ini Bergelar Profesor, Ada Eks Presiden hingga Kepala BIN
Game adventure secara tidak langsung dimaksudkan untuk memantik jiwa eksplorasi siswa. Selain itu, juga untuk memberikan semacam tantangan lewat jalannya cerita bersambung. Tantangan menjadi bagian penting dalam game itu sendiri. Sehingga memancing adrenalin siswa untuk terus menuntaskannya hingga akhir.
“Ini bisa membuat penggunanya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan berkelanjutan. Pada game ini memasukkan misi permainan dan permasalahan fisika yang harus diselesaikan oleh siswa dengan menerapkan konsep dan materi fisika yang relevan dengan kurikulum saat ini,” bebernya.
Hanandita Veda Saphira dari prodi S-1 Pendidikan Fisika 2019 mengatakan, game ini dibuat dalam 3 bulan yaitu mulai Juni tuntas Agustus. Dimulai dari membuat game design document (GDD), design UI UX, dan aset–aset game seperti karakter, icon, dan tombol-tombol sebagainya.
Baca juga: 4 Jenderal TNI Ini Bergelar Profesor, Ada Eks Presiden hingga Kepala BIN
Lihat Juga :