Mengenal Sudibyo, Legenda Hidup UI Dikenal sebagai Dirigen dan Pendiri Vocademia

Selasa, 13 September 2022 - 09:35 WIB
loading...
Mengenal Sudibyo, Legenda Hidup UI Dikenal sebagai Dirigen dan Pendiri Vocademia
Sudibyo, legenda hidup UI yang dikenal sebagai dirigen paduan suara. Foto/Humas UI.
A A A
JAKARTA - “Jangan mengaku anak UI, jika tidak tahu Mas Dibyo atau Pak Dibyo” merupakan kata-kata yang sering dilontarkan tentang Dr. Drs. A. G. Sudibyo atau “Mas Dibyo”. Selama 40 tahun ini, ia selalu hadir di acara wisuda UI , begitu pula pada acara wisuda di Balairung UI, Minggu (11/9/2022). Ia bertindak sebagai dirigen paduan suara.

Dibyo juga merupakan salah seorang pendiri Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa UI Paragita. Dia adalah dosen di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), juga sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan Minat dan Bakat Mahasiswa di Direktorat Kemahasiswaan UI.

Ia merupakan “legenda hidup” bagi para Mahasiswa UI. Ia sudah berkarier di UI sebagai dosen sejak tahun 1993. Dibyo juga merupakan pendiri Vocal Grup UI (Vocademia).

Baca juga: Universitas Pertamina Sabet 2 Juara Sekaligus pada Ajang Petroleum Integrated Days 2022

Ia memiliki hobi menyanyi saat menjadi mahasiswa dan ketika itu mengikuti paduan suara di kampus. Dibyo menjadi dirigen sejak masih kuliah di semester 3, pada saat masa kepemimpinan Rektor UI Nugroho Notosusanto.

Kisah berawal dari pementasan Paduan Suara UI yang diadakan di Kota Magelang, tempat ia bersekolah. Ia tertarik dan termotivasi untuk mengikuti Paduan Suara UI. “Mulai sejak saat itu, saya menyukai Paduan Suara UI. Untuk dedikasi sebagai dirigen paduan suara merupakan penyaluran hobi saja, tugas utama di UI ialah sebagai dosen,” ujarnya, melalui siaran pers, Selasa (13/9/2022).

Berkat kecintaannya terhadap seni bernyanyi, Dibyo diberikan peluang oleh Rektor UI untuk memimpin Paduan Suara bagi Mahasiswa Baru sejak tahun 1983. Ketika ditanya apa yang memotivasi Dibyo, ia mengatakan, dengan suara tegas, “Salah satu motivasi menjadi dirigen, yaitu harus bisa memotivasi orang lain. Dengan ribuan Mahasiswa Baru UI yang memiliki rasa kebanggaan menjadi bagian dari UI. Rasa bangga yang dimiliki mahasiswa disalurkan melalui bernyanyi dan merupakan sebuah bentuk ekspresi," ujarnya.

Dengan kebanggaan itulah, kita sentuh hati mereka dengan menyanyi. Selain itu, aspek yang harus dimiliki pada saat menyanyi, yaitu tanggung jawab, disiplin, dan dapat menjalin ikatan antarsatu sama lain,” lanjutnya.

Setiap perjalanan, tentunya ada tantangan tersendiri, begitu pula saat menjadi dirigen paduan suara sekaligus dosen di UI. “Jikalau saya jatuh sakit tentunya akan menghambat kegiatan yang dilakukan,” kata Dibyo.

Tak hanya tantangan yang dihadapi, ia memiliki pengalaman menarik menjadi dirigen paduan suara di UI. “Saat beberapa Alumni UI yang sudah berusia dan sudah berkeluarga, masih mengenali saya,” ujarnya, diikuti tawa bahagia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1442 seconds (10.55#12.26)