Mengenal Sudibyo, Legenda Hidup UI Dikenal sebagai Dirigen dan Pendiri Vocademia
Selasa, 13 September 2022 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
Kisah berawal dari pementasan Paduan Suara UI yang diadakan di Kota Magelang, tempat ia bersekolah. Ia tertarik dan termotivasi untuk mengikuti Paduan Suara UI. “Mulai sejak saat itu, saya menyukai Paduan Suara UI. Untuk dedikasi sebagai dirigen paduan suara merupakan penyaluran hobi saja, tugas utama di UI ialah sebagai dosen,” ujarnya, melalui siaran pers, Selasa (13/9/2022).
Berkat kecintaannya terhadap seni bernyanyi, Dibyo diberikan peluang oleh Rektor UI untuk memimpin Paduan Suara bagi Mahasiswa Baru sejak tahun 1983. Ketika ditanya apa yang memotivasi Dibyo, ia mengatakan, dengan suara tegas, “Salah satu motivasi menjadi dirigen, yaitu harus bisa memotivasi orang lain. Dengan ribuan Mahasiswa Baru UI yang memiliki rasa kebanggaan menjadi bagian dari UI. Rasa bangga yang dimiliki mahasiswa disalurkan melalui bernyanyi dan merupakan sebuah bentuk ekspresi," ujarnya.
Dengan kebanggaan itulah, kita sentuh hati mereka dengan menyanyi. Selain itu, aspek yang harus dimiliki pada saat menyanyi, yaitu tanggung jawab, disiplin, dan dapat menjalin ikatan antarsatu sama lain,” lanjutnya.
Setiap perjalanan, tentunya ada tantangan tersendiri, begitu pula saat menjadi dirigen paduan suara sekaligus dosen di UI. “Jikalau saya jatuh sakit tentunya akan menghambat kegiatan yang dilakukan,” kata Dibyo.
Tak hanya tantangan yang dihadapi, ia memiliki pengalaman menarik menjadi dirigen paduan suara di UI. “Saat beberapa Alumni UI yang sudah berusia dan sudah berkeluarga, masih mengenali saya,” ujarnya, diikuti tawa bahagia.
Berkat kecintaannya terhadap seni bernyanyi, Dibyo diberikan peluang oleh Rektor UI untuk memimpin Paduan Suara bagi Mahasiswa Baru sejak tahun 1983. Ketika ditanya apa yang memotivasi Dibyo, ia mengatakan, dengan suara tegas, “Salah satu motivasi menjadi dirigen, yaitu harus bisa memotivasi orang lain. Dengan ribuan Mahasiswa Baru UI yang memiliki rasa kebanggaan menjadi bagian dari UI. Rasa bangga yang dimiliki mahasiswa disalurkan melalui bernyanyi dan merupakan sebuah bentuk ekspresi," ujarnya.
Dengan kebanggaan itulah, kita sentuh hati mereka dengan menyanyi. Selain itu, aspek yang harus dimiliki pada saat menyanyi, yaitu tanggung jawab, disiplin, dan dapat menjalin ikatan antarsatu sama lain,” lanjutnya.
Setiap perjalanan, tentunya ada tantangan tersendiri, begitu pula saat menjadi dirigen paduan suara sekaligus dosen di UI. “Jikalau saya jatuh sakit tentunya akan menghambat kegiatan yang dilakukan,” kata Dibyo.
Tak hanya tantangan yang dihadapi, ia memiliki pengalaman menarik menjadi dirigen paduan suara di UI. “Saat beberapa Alumni UI yang sudah berusia dan sudah berkeluarga, masih mengenali saya,” ujarnya, diikuti tawa bahagia.
Lihat Juga :