Inovatif, Mahasiswa UGM Buat Robot Pendeteksi Kekeroposan Pohon

Rabu, 14 September 2022 - 13:31 WIB
loading...
Inovatif, Mahasiswa UGM Buat Robot Pendeteksi Kekeroposan Pohon
Robot pendeteksi kekeroposan pohon ciptaan mahasiswa UGM dibuat untuk menanggulangi kasus pohon tumbang. Foto/Laman UGM.
A A A
JAKARTA - Kasus pohon tumbang banyak terjadi di kota besar dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) pun tercetus ide untuk membuat robot prototipe pendeteksi kekeroposan pohon yang diberi nama G.Ber.

Alat ini dikembangkan memanfaatkan teknologi ultrasonografi (USG) yang dilengkapi dengan robot memanjat serta Artificial Intelligence (AI) berbasis Internet of Things (IoT). “Dengan maraknya kasus pohon tumbang di tengah-tengah masyarakat yang banyak merugikan warga maka kami ciptakan alat ini,” ujar Rosyad Fathur Saifuddin, salah satu anggota tim pengembang G-ber, dikutip melalui laman UGM, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: MNC University Terus Melaju Menjadi World Class University

Mahasiswa Program Studi Elektronika dan Instrumentasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM ini mengembangkan G-ber bersama empat orang mahasiswa lainnya dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda.

Mereka adalah Muhammad Bagus Hidayatullah dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik UGM, Muhammad Idham Novanto dari Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik UGM, Solid Boy Maywenson dari Program Studi Fisika, FMIPA UGM, dan Ahmad Zidane Al-Latif dari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik UGM.

Alat ini dikembangkan dengan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC), di bawah bimbingan Dr.Eng. Fahrudin Nugroho dari FMIPA UGM sebagai dosen pembimbing.

Fathur menerangkan, G-Ber memanfaatkan teknologi pencitraan tomografi untuk mendapatkan citra internal dari pohon. Data ini kemudian diproses oleh kecerdasan buatan berupa machine learning sehingga dapat memproses data dan mengeluarkan klasifikasi pohon, apakah pohon berpotensi akan roboh atau tidak.

Baca juga: Hary Tanoe: Terus Kembangkan MNC University, Turut Serta Membangun NKRI

Alat ini sendiri dilengkapi dengan remote control untuk mempermudah pengguna dalam mengendalikan alat. Proses pengembangan alat, lanjut Fathur, telah memasuki tahapan uji coba.

“Inovasi alat deteksi ini diharapkan mampu mengatasi masalah kerugian materiil dan non-materiil yang diakibatkan oleh tumbangnya pohon,” tambahnya.

Tim ini akan terus mengembangkan G-Ber dengan menambahkan fitur-fitur yang lebih beragam. Untuk pengembangan selanjutnya, mereka berharap agar G-Ber dapat dikembangkan dengan bantuan pemerintah, sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat luas.
“Ke depannya alat ini dapat digunakan oleh pemerintah untuk mendeteksi potensi keruntuhan pohon,” pungkasnya.
(nnz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1828 seconds (11.210#12.26)