Bukan Sekadar Nilai, Wisudawan Terbaik UMM Ini Aktif Program Sukarelawan

Selasa, 20 September 2022 - 05:18 WIB
loading...
Bukan Sekadar Nilai,...
Qoonita Naa’ifah, lulusan terbaik UMM ini sering memenangkan berbagai kejuaraan di tingkat regional maupun nasional. Foto/Dok/Humas UMM
A A A
JAKARTA - Tak banyak mahasiswa yang tergerak untuk masuk ke bidang kemanusiaan. Namun hal berbeda dilakukan oleh Qoonita Naa’ifah. Selain aktif mengajar anak - anak di panti asuhan secara suka rela, lulusan terbaik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini juga memenangkan berbagai kejuaraan di tingkat regional maupun nasional.

Qoonita, sapaannya, menjelaskan bahwa pada awalnya ia hanya aktif di beberapa kegiatan suka relawan. Namun anak pertama dari dua bersaudara ini merasa hal tersebut masih dirasa kurang. Oleh karenanya, ia mulai bergabung di organisasi Jejak Pengabdi Indonesia pada 2019 dan dari sanalah ia mulai mengajar di panti asuhan.

Baca juga: Gaet Asia University Taiwan, Fakultas Psikologi UMM Buka Program Joint Degree

“Untuk menjadi suka relawan di komunitas itu, ada beberapa seleksi yang harus saya lalui. Alhamdulillah saya dapat lolos dan ditempatkan di Panti Asuhan Nurul Abyadh bersama 15 relawan lainnya,” ujar mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) tersebut.

Ada beberapa hal yang mendorong Qoonita untuk menjadi relawan. Ia mengatakan bahwa dirinya sangat ingin menjadi guru. Namun karena beberapa hal, keinginan tersebut tidak bisa terkabul.

Oleh karena itu, ia menjadikan kegiatan mengajarnya di panti asuhan ini sebagai pelipur lara. Kegiatan ini juga tidak mengganggu proses kuliahnya karena dilakukan pada malam hari.

Baca juga: 92 Mahasiswa Indonesia Bertalenta Raih Beasiswa dari Daewoong Foundation

“Saya senang bertemu orang baru dan berkontribusi kepada masyarakat luas. Selain itu, daripada materi selama Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang saya pelajari terbuang percuma, lebih baik saya salurkan ke yang lain. Hal ini juga sejalan dengan salah satu peribahasa yang saya sukai yaitu sebaik-baiknya manusia adalah ia yang bermanfaat bagi sesamanya,” kata Qoonita.

Terkait prestasi yang ia raih, Qoonita bercerita bahwa ia mulai aktif menulis essay ketika menginjak semester akhir. Meskipun cukup terlambat untuk mengikuti lomba, namun ia dapat mengejar ketertinggalan dengan baik dan meraih beberapa juara. Salah satunya juara Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) mahasiswa tingkat nasional di Universitas Bengkulu.

“Di semester akhir itu juga saya aktif di bisnis mentai jamur. Bisnis ini merupakan realisasi dari mata kuliah kewirausahaan di program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Bisnis ini juga mendapat pendanaan dari kampus bersama sembilan kelompok lainnya mengalahkan ratusan kelompok lainnya," ungkap mahasiswa kelahiran tahun 1999 itu.

Saya bersyukur menimba ilmu di UMM karena potensi dan bakat saya diwadahi dengan baik dan serius. Tak hanya mencari keuntungan, bisnis ini juga saya jadikan sebagai tugas akhir skripsi saya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Qoonita bercerita bahwa ia tidak menyangka akan menjadi lulusan terbaik di wisuda perode ini. “Kehidupan kuliah saya selama empat tahun ini seperti roller coaster. Karena itu saya sangat bersyukur sekali dengan raihan wisudawan terbaik yang tidak terduga ini. Ke depannya saya ingin mencoba kegiatan relawan lainnya, terkhusus mengajari anak-anak di daerah terpencil,” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Cerita Nadya Jadi Lulusan...
Cerita Nadya Jadi Lulusan Tercepat UGM Berkat Teliti Tren Live Commerce
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Rekomendasi
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved