Universitas Indonesia Kenalkan Smart Tourism Village di Kawasan Bali Utara

Selasa, 20 September 2022 - 16:43 WIB
loading...
Universitas Indonesia Kenalkan Smart Tourism Village di Kawasan Bali Utara
Program Pendidikan Vokasi dan FIA UI berikan sosialisasi dan edukasi pengenalan konsep Smart Tourism Village untuk mendukung wisata di Buleleng Bali. Foto/Dok/UI
A A A
JAKARTA - Kabupaten Buleleng merupakan salah satu kawasan di Bali Utara yang menyimpan banyak potensi wisata yang indah dan menarik untuk dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Beberapa lokasi wisata yang dapat dioptimalisasi, sebut saja Pantai Lovina, Air Terjun Gitgit, Pantai Penimbangan, Taman Nasional Bali Barat, Pulau Menjangan, dan lain-lain.

Baca juga: 10 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Paling Mudah Cari Kerja, Banyak Diburu Calon Mahasiswa

Tidak hanya wisata alam, budaya, dan sejarah, di kawasan tersebut juga memiliki 75 desa wisata, serta 8 desa wisata yang lolos ke dalam 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, yaitu Desa Les, Desa Giri Emas, Desa Julah, Desa Munduk, Desa Sudaji, Desa Bondalem, Desa Sambangan, dan Panji Eco Village.

Melihat potensi tersebut, Program Pendidikan Vokasi dan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi memberikan sosialisasi dan edukasi terkait pengenalan konsep Smart Tourism Village untuk mendukung wisata berkelanjutan yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng.

Kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) tersebut memfokuskan pemanfaatan media digital untuk mempromosikan kawasan wisata yang ada di kawasan Bali Utara.

Baca juga: 92 Mahasiswa Indonesia Bertalenta Raih Beasiswa dari Daewoong Foundation

Anisatul Auliya, SST.Par., M.Par., salah satu dosen yang menjadi pengabdi, menyebutkan, Media digital dapat menjadi wadah yang memiliki dampak besar bagi target pasar desa wisata tersebut. Kemudahan, akses dalam mendapatkan informasi juga merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan media digital.

"Kami memberikan bantuan berupa situs web baru kepada salah satu desa wisata, yakni Desa Les, yang dapat dikembangkan untuk mengoptimalisasi promosi desa wisata tersebut,” kata Anisatul dalam keterangan pers, Selasa (20/9/2022).

Situs web tersebut memiliki berbagai informasi umum yang dapat diakses oleh wisatawan. Beragam keunikan yang dimiliki desa wisata tersebut dan aktivitas wisata yang disuguhkan untuk wisatawan di wilayah Desa Wisata Les juga disajikan dalam situs web tersebut.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1230 seconds (10.177#12.26)