Tak Anggap Kuliah sebagai Beban, Alvin Jadi Wisudawan Terbaik ITS dengan IPK 3,96
Selasa, 27 September 2022 - 08:23 WIB
loading...
Alvin Christy Lemuel saat prosesi penyerahan ijazah oleh Rektor ITS. Foto/Humas ITS.
A
A
A
JAKARTA - Alvin Christy Lemuel, mahasiswa Desain Produk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dinobatkan sebagai wisudawan Sarjana terbaik pada Wisuda ke-126 ITS . Alvin lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.96.
Alvin berhasil menuntaskan kuliahnya dalam kurun waktu empat tahun. “Ini sangat mengejutkan, saya tak pernah menyangka akan lulus sebagai wisudawan sarjana terbaik,” katanya dengan bangga, melalui siaran pers, Selasa (27/9/2022).
Menggeluti passion dan mengerjakan seluruh tanggung jawabnya sebagai mahasiswa dengan sepenuh hati, menjadi kunci sukses bagi Alvin dalam menuntaskan masa perkuliahannya. “Tak pernah menganggap lika-liku perkuliahan sebagai beban adalah cara saya menikmati masa kuliah,” ungkapnya.
Baca juga: 4 Politeknik Tertua di Indonesia, Terakhir Berdiri Sejak 1954
Selain mengusahakan yang terbaik di setiap penugasan, lingkungan perkuliahan di ITS juga sangat mendukung. Alvin mengaku dikelilingi oleh teman-teman yang suportif dan dosen-dosen pengajar yang kooperatif.
Meski demikian, tak jarang Alvin melalui masa sulit. Mendapat kritik dan penolakan dari dosen pengampu akibat tugasnya yang kurang baik, perrnah dialaminya. Namun dirinya tak menyerah dan terus belajar untuk memperbaiki kesalahan.
“Jangan pernah takut bertanya kepada teman maupun dosen bila menemui kesulitan. Harus mencari banyak referensi dan menggali informasi dari berbagai sumber untuk mencapai hasil akhir yang lebih baik. Anggaplah dosen atau teman sebagai klien kita di dunia kerja yang akan memberikan kritik dan saran pada pekerjaan kita,” tuturnya.
Selain bidang akademik, Alvin juga aktif berorganisasi. Alvin pernah menjabat sebagai Ketua Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) ITS. Menurutnya, berorganisasi sangat membantunya untuk mendapat pengalaman bekerja dalam tim dan memperluas relasinya.
Alvin berhasil menuntaskan kuliahnya dalam kurun waktu empat tahun. “Ini sangat mengejutkan, saya tak pernah menyangka akan lulus sebagai wisudawan sarjana terbaik,” katanya dengan bangga, melalui siaran pers, Selasa (27/9/2022).
Menggeluti passion dan mengerjakan seluruh tanggung jawabnya sebagai mahasiswa dengan sepenuh hati, menjadi kunci sukses bagi Alvin dalam menuntaskan masa perkuliahannya. “Tak pernah menganggap lika-liku perkuliahan sebagai beban adalah cara saya menikmati masa kuliah,” ungkapnya.
Baca juga: 4 Politeknik Tertua di Indonesia, Terakhir Berdiri Sejak 1954
Selain mengusahakan yang terbaik di setiap penugasan, lingkungan perkuliahan di ITS juga sangat mendukung. Alvin mengaku dikelilingi oleh teman-teman yang suportif dan dosen-dosen pengajar yang kooperatif.
Meski demikian, tak jarang Alvin melalui masa sulit. Mendapat kritik dan penolakan dari dosen pengampu akibat tugasnya yang kurang baik, perrnah dialaminya. Namun dirinya tak menyerah dan terus belajar untuk memperbaiki kesalahan.
“Jangan pernah takut bertanya kepada teman maupun dosen bila menemui kesulitan. Harus mencari banyak referensi dan menggali informasi dari berbagai sumber untuk mencapai hasil akhir yang lebih baik. Anggaplah dosen atau teman sebagai klien kita di dunia kerja yang akan memberikan kritik dan saran pada pekerjaan kita,” tuturnya.
Selain bidang akademik, Alvin juga aktif berorganisasi. Alvin pernah menjabat sebagai Ketua Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) ITS. Menurutnya, berorganisasi sangat membantunya untuk mendapat pengalaman bekerja dalam tim dan memperluas relasinya.
Lihat Juga :