Stunting Pengaruhi Kualitas Pendidikan, BKKBN Perkuat Kemitraan dengan Swasta
Selasa, 27 September 2022 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
“Saya berharap dapat memperluas kemitraan. Saya tidak sabar Indonesia menuju kemandirian. Kami menghormati mitra sektor swasta tidak hanya bisnis tapi perubahan sosial bagi masyarakat,” ujar Jeffery.
Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication PT Bank Central Asia,Tbk. Hera F. Haryn menambahkan, pihaknya optimistis upaya pengentasan stunting dan gizi buruk membutuhkan peran serta dari berbagai pihak. BCA juga mendukung salah satu program BKKBN yaitu memberikan layanan subsidi kepada lebih dari 21.000 pasien KB di dua Klinik Binaan BCA yaitu Praktik Dokter Duri Utara dan Klinik Bakti Medika yang berjalan sejak 2012 hingga saat ini.
Direktur Yayasan Bakti Barito Dian Anis Purbasari menambahkan, kolaborasi bersama mitra dari sektor swasta dengan USAID dan BKKBN ini akan menghasilkan solusi nyata yang dapat diimplementasikan dan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan nutrisi yang diperlukan sedini mungkin, serta tumbuh di dalam lingkungan keluarga yang baik dan suportif adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan berkelanjutan.
Kepala Departemen Dampak Sosial PT Amman Mineral Nusa Tenggara Priyo Prasetyo Pramono mengatakan, pihaknya turut mendukung upaya mengatasi stunting untuk membangun masa depan Indonesia dengan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.
Tidak hanya soal stunting, MoU antara USAID dan Tanoto Foundation, AMMAN, Yayasan Bakti Barito, dan BCA ini juga berkontribusi pada tujuan Strategi Kerja Sama Pembangunan Negara AS - Indonesia 2020-2025, dan Strategi Multi Sektoral USAID untuk Gizi dan Pencegahan Kematian Ibu dan Anak 2014-2025.
Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication PT Bank Central Asia,Tbk. Hera F. Haryn menambahkan, pihaknya optimistis upaya pengentasan stunting dan gizi buruk membutuhkan peran serta dari berbagai pihak. BCA juga mendukung salah satu program BKKBN yaitu memberikan layanan subsidi kepada lebih dari 21.000 pasien KB di dua Klinik Binaan BCA yaitu Praktik Dokter Duri Utara dan Klinik Bakti Medika yang berjalan sejak 2012 hingga saat ini.
Direktur Yayasan Bakti Barito Dian Anis Purbasari menambahkan, kolaborasi bersama mitra dari sektor swasta dengan USAID dan BKKBN ini akan menghasilkan solusi nyata yang dapat diimplementasikan dan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan nutrisi yang diperlukan sedini mungkin, serta tumbuh di dalam lingkungan keluarga yang baik dan suportif adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan berkelanjutan.
Kepala Departemen Dampak Sosial PT Amman Mineral Nusa Tenggara Priyo Prasetyo Pramono mengatakan, pihaknya turut mendukung upaya mengatasi stunting untuk membangun masa depan Indonesia dengan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.
Tidak hanya soal stunting, MoU antara USAID dan Tanoto Foundation, AMMAN, Yayasan Bakti Barito, dan BCA ini juga berkontribusi pada tujuan Strategi Kerja Sama Pembangunan Negara AS - Indonesia 2020-2025, dan Strategi Multi Sektoral USAID untuk Gizi dan Pencegahan Kematian Ibu dan Anak 2014-2025.
(nnz)
Lihat Juga :