PPG UMM: Guru Harus Berpikir Maximize Bukan Minimize

Rabu, 28 September 2022 - 23:59 WIB
loading...
PPG UMM: Guru Harus...
Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. dalam Orientasi Program Profesi Guru UMM. Foto/Dok/UMM
A A A
JAKARTA - Guru memiliki tanggung jawab dan peran strategis dalam mengantarkan anak didik menjadi manusia unggul yang diperhitungkan masyarakat. Maka, guru harus memiliki kemampuan yang lebih dan bisa menghadirkan pendidikan yang sesuai dengan kemajuan zaman.

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ), Dr. Fauzan, M.Pd. dalam Orientasi Program Profesi Guru UMM, dalam keterangan pers, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Beasiswa Kuliah S2-S3 ke Irlandia Tanpa Batasan Umur Telah Dibuka

Lebih lanjut, Fauzan menegaskan bahwa PPG bukanlah kegiatan seremonial dan formal belaka. Namun harus dimaknai sebagai secara substansial untuk menciptakan guru yang profesional dan andal.

Peserta PPG juga dituntut untuk bisa memahami kondisi anak didik di tahun 2030 mendatang. Apakah mereka bisa bersaing di zaman itu atau malah menjadi orang yang tidak memiliki kepakaran maupun keunggulan.

“Kenapa 2030? Karena tahun itu merupakan awal dari puncak bonus demografi yang dirasakan Indonesia. Kalau tidak berhasil memanfaatkannya, semua impian Indonesia emas 2045 hanya menjadi angan-angan. Padahal, diprediksi Indonesia mampu menduduki peringkat enam dengan ekonomi terbesar di dunia,” jelasnya.

Baca juga: Tanpa Tes, Ini 8 Kategori Guru Honorer yang Otomatis Lulus PPPK 2022

Rektor asal Kediri ini menjelaskan bahwa guru harus bisa melaksanakan tugasnya dengan visi maximize, bukan minimize. Ciri pola pikir yang minimize adalah ketiadaan inovasi dan kebaharuan. Cara seperti ini tidak akan berhasil di zaman yang serba cepat. Maka, menurutnya perubahan harus segera dilakukan agar sumber daya manusia masa depan bisa lebih terjamin.

“Cara kerja pesimis dan permisif harus segera ditinggalkan. Berpindah dan beranjak menuju cara kerja yang cerdas dan selalu berorientasi masa depan. Guru harus bisa menghadirkan masa depan ke pendidikan hari ini, bukan menghadirkan cara masa lalu ke hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM, Dr. Trisakti Handayani, MM. menjelaskan bahwa para peserta PPG seyogyanya bersyukur. Karena di luar sana, ada ratusan ribu bahkan jutaan guru yang masih menunggu dan belum tersertifikasi. Ia juga berpesan agar mahasiswa PPG mampu menjaga kesehata mental dan fisiknya. Mengingat proses pembelajaran akan berlangsung cukup lama dalam sehari.

Trisakti, sapaan akrabnya juga menjelaskan beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh peserta PPG. Dimulai dengan cinta tanah air, berwibawa, tegas, disipilin, penuh panggilan jiwa, sepenuh hati dan kemurahan hari. Mereka juga dituntut bisa merumuskan indikator capaian pembelajaran yang dilangsungkan. Pun dengan menguasai materi-materi yang ada.

“Teman-teman PPG juga diharapkan mampu melaksanakan pembelajaran berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) serta mampu mengeveluasi masukan, proses, dan hasil pembelajaran. Maka, saya harap teman-teman bsia mengikuti proses PPG ini dengan baik dan sepenuh hati sehingga mampu menjadi guru profesional dengan orientasi masa depan,” tegasnya mengakhiri.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Dibuka hingga 13 Juli,...
Dibuka hingga 13 Juli, Ini Persyaratan Beasiswa Guru Unpad 2026
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Unpad Luncurkan Beasiswa...
Unpad Luncurkan Beasiswa Guru 2026, Ini Link Pendaftarannya
Dirjen GTK Tegaskan...
Dirjen GTK Tegaskan Guru Non-ASN Tak Diberhentikan, SE Nomor 7/2026 Beri Kepastian Mengajar
P2G Desak Pemerintah...
P2G Desak Pemerintah Tak Pecat 200 Ribu Guru Honorer usai Terbit SE Mendikdasmen 2026
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Ribuan Guru Madrasah...
Ribuan Guru Madrasah Gelar Aksi Kesetaraan ASN
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
Rekomendasi
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved