Mobil Hemat Energi UMM, Siap Berlaga di Ajang Nasional dan Internasional
Minggu, 09 Oktober 2022 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Jufri menjelaskan untuk lomba Shell Eco Marathon di Mandalika, tim mekatronic akan berlomba pada 11 sampai 15 Oktober 2022 di kategori kendaraan urban listrik. Selain itu, untuk Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) yang akan diselenggarakan di Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Jawa timur nasional pada 30 Oktober 2022, UMM akan berlomba di kategori kendaraan proto etanol dan proto listrik.
“Lomba terakhir yang akan kami ikuti adalah Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN). Lomba ini juga diselenggarakan di UPN Jawa Timur pada 11 sampai 14 November 2022. Pada perlombaan ini, UMM akan ikut dikategori full engine remote control, electric remote control dan autonomous,” kata Jufri.
Di sisi lain, ketua tim yang akan berangkat ke Mandalika, Arista Dwi Setya Budi mengatakan bahwa beberapa bulan ini timnya sering melakukan upgrade kendaraan dari kaki-kaki kendaraan dan juga dari sistem Vehicle Dynamics atau sistem pengendalian dan kontrol perangkat lunak pada kendaraan.
Dalam perlombaan tersebut, Aris mengatakan bahwa ada sepuluh mahasiswa dan dua pembina yang akan berangkat ke Mandalika.
“Pada intinya, saat ini kami hanya tinggal melakukan finishing body karena kesiapan perlombaan sudah 90%. Kami harap bisa meraih posisi pertama seperti prestasi yang telah kami torehkan di 2018 yang lalu,” ucap Aris mengakhiri.
“Lomba terakhir yang akan kami ikuti adalah Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN). Lomba ini juga diselenggarakan di UPN Jawa Timur pada 11 sampai 14 November 2022. Pada perlombaan ini, UMM akan ikut dikategori full engine remote control, electric remote control dan autonomous,” kata Jufri.
Di sisi lain, ketua tim yang akan berangkat ke Mandalika, Arista Dwi Setya Budi mengatakan bahwa beberapa bulan ini timnya sering melakukan upgrade kendaraan dari kaki-kaki kendaraan dan juga dari sistem Vehicle Dynamics atau sistem pengendalian dan kontrol perangkat lunak pada kendaraan.
Dalam perlombaan tersebut, Aris mengatakan bahwa ada sepuluh mahasiswa dan dua pembina yang akan berangkat ke Mandalika.
“Pada intinya, saat ini kami hanya tinggal melakukan finishing body karena kesiapan perlombaan sudah 90%. Kami harap bisa meraih posisi pertama seperti prestasi yang telah kami torehkan di 2018 yang lalu,” ucap Aris mengakhiri.
(mpw)
Lihat Juga :