Orasi Ilmiah di Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang, Sandiaga Dorong Wisudawan Ciptakan Lapangan Kerja
Senin, 10 Oktober 2022 - 22:17 WIB
loading...
Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri Orasi Ilmiah pada Wisuda S1 dan S2 Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang, Minggu (9/10/2022). Foto/Ist
A
A
A
JOMBANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meyakini para wisudawan dan wisudawati yang baru saja resmi lulus dari Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya.
Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga saat menghadiri Orasi Ilmiah pada Wisuda Sarjana (S1) ke-31 dan Pascasarjana ke-20 Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Minggu (9/10/2022).
Baca juga: 10 Universitas dengan Fakultas dan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia, Mana Pilihanmu
Optimisme Menparekraf Sandiaga didasarkan pada kurikulum di Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang yang menitiberatkan pada dua poin. Pertama ilmu agama sebanyak 16 sks dan ilmu kewirausahaan sebanyak 9 sks. Dan ini bisa diselaraskan dan diperkuat dengan apa yang menjadi kebutuhan dari industri yang sedang berkembang terutama digitalisasi.
"Kita kuatkan dengan kemampuan adaptif menggunakan teknologi. Karena teknologi ini akan terus berkembang. Dengan begitu saya yakin target capaian 1,1 juta kerja baru bisa kita ciptakan tahun ini (2021) dan tahun 2024 4,4 juta lapangan kerja baru kita bisa ciptakan," ujar Sandiaga.
Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga saat menghadiri Orasi Ilmiah pada Wisuda Sarjana (S1) ke-31 dan Pascasarjana ke-20 Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Minggu (9/10/2022).
Baca juga: 10 Universitas dengan Fakultas dan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia, Mana Pilihanmu
Optimisme Menparekraf Sandiaga didasarkan pada kurikulum di Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang yang menitiberatkan pada dua poin. Pertama ilmu agama sebanyak 16 sks dan ilmu kewirausahaan sebanyak 9 sks. Dan ini bisa diselaraskan dan diperkuat dengan apa yang menjadi kebutuhan dari industri yang sedang berkembang terutama digitalisasi.
"Kita kuatkan dengan kemampuan adaptif menggunakan teknologi. Karena teknologi ini akan terus berkembang. Dengan begitu saya yakin target capaian 1,1 juta kerja baru bisa kita ciptakan tahun ini (2021) dan tahun 2024 4,4 juta lapangan kerja baru kita bisa ciptakan," ujar Sandiaga.