Wisuda 409 Mahasiswa Poltekesos Bandung, Ini Harapan Mensos Risma
Rabu, 12 Oktober 2022 - 14:13 WIB
loading...
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat hadir pada Wisuda Lulusan Program Magister Terapan dan Sarjana Terapan Poltekesos Bandung, Rabu (12/10). Foto/Dok/Poltekesos
A
A
A
BANDUNG - Menteri Sosial ( Mensos ) Tri Rismaharini mengaku khawatir dan ketakutan jika lulusan perguruan tinggi akan membebani masyarakat. Risma berharap, para lulusan perguruan tinggi bisa mengabdi ke masyarakat tanpa harus menjadi abdi negara.
"Saya takut, karena saya tidak tahu apakah nanti para lulusan ini jadi beban masyarakat Indonesia atau tidak," kata Risma saat hadir pada Wisuda Lulusan Program Magister Terapan dan Sarjana Terapan Politeknik Kesejahteraan Sosial ( Poltekesos ) Bandung, Rabu (12/10/2022).
Baca juga: Ini 4 Fakultas Teknik Terbaik di Indonesia Versi WUR 2022
Saat ini, kata dia, Poltekesos mewisuda 400 lebih mahasiswa. Sementara yang bisa diserap oleh negara sekitar 100 alumni. Artinya, sisanya harus mengaktualisasikan ilmunya ke masyarakat. Dia berharap, para mahasiswa bisa memberi dampak positif bagi warga dengan menghasilkan karya.
"Cita cita kalian kerja di Kemensos. Tapi tidak mungkin negara bisa menambah 400 orang sekaligus. Itu sangat berat. Banyak kakak kalian yang sudah wisuda belum dapat kesempatan," jelas dia.
Risma meminta, mahasiswa yang diwisuda ini, tidak berdiam diri, menunggu pekerjaan dari Kemensos. Karena, banyak peluang yang bisa diraih. Para wisudawan harus tetap bergerak, walaupun tidak mudah.
Baca juga: Bertandang ke MIT, Delegasi UI Bahas Riset Bidang Energi
"Saya takut, karena saya tidak tahu apakah nanti para lulusan ini jadi beban masyarakat Indonesia atau tidak," kata Risma saat hadir pada Wisuda Lulusan Program Magister Terapan dan Sarjana Terapan Politeknik Kesejahteraan Sosial ( Poltekesos ) Bandung, Rabu (12/10/2022).
Baca juga: Ini 4 Fakultas Teknik Terbaik di Indonesia Versi WUR 2022
Saat ini, kata dia, Poltekesos mewisuda 400 lebih mahasiswa. Sementara yang bisa diserap oleh negara sekitar 100 alumni. Artinya, sisanya harus mengaktualisasikan ilmunya ke masyarakat. Dia berharap, para mahasiswa bisa memberi dampak positif bagi warga dengan menghasilkan karya.
"Cita cita kalian kerja di Kemensos. Tapi tidak mungkin negara bisa menambah 400 orang sekaligus. Itu sangat berat. Banyak kakak kalian yang sudah wisuda belum dapat kesempatan," jelas dia.
Risma meminta, mahasiswa yang diwisuda ini, tidak berdiam diri, menunggu pekerjaan dari Kemensos. Karena, banyak peluang yang bisa diraih. Para wisudawan harus tetap bergerak, walaupun tidak mudah.
Baca juga: Bertandang ke MIT, Delegasi UI Bahas Riset Bidang Energi
Lihat Juga :