PTN Ini Jadi Kontributor Insinyur Tertinggi di Jawa Timur
Senin, 17 Oktober 2022 - 13:28 WIB
loading...
ITS jadi kontributor insinyur tertinggi di Jawa Timur. Foto/Dok/Humas ITS.
A
A
A
JAKARTA - Jumlah insinyur profesional di Indonesia saat ini masih jauh dari yang seharusnya dibutuhkan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS ) pun ingin berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan insinyur di Indonesia tersebut.
Salah satunya dengan telah dilantiknya 91 insinyur baru yang terdiri dari 43 dosen ITS, 42 masyarakat umum, dan enam orang dari perusahaan yakni PT Dharma Lautan Utama (DLU) melalui Surat Keputusan Rektor ITS No.1482/IT2/T/HK0001/2022. Ini adalah angkatan ke-9 dari Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) ITS.
Baca juga: Angkat Budaya Bali, Wisuda Untar Luluskan 1.534 Mahasiswa
Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para lulusan karena telah bekerja sama dengan baik dalam masa pendidikan enam bulan ini. Menurutnya, dari segi jumlah lulusan PSPPI ITS tersebut meningkat hingga 200 persen jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.
Makin gencar, ITS berencana membuka jalur reguler untuk seleksi masuk PSPPI yang memungkinkan para lulusan S-1 mendapatkan program profesi segera setelah menyelesaikan studi sarjana. "Sehingga mereka (para lulusan sarjana, red) bisa mendapat lisensi atau pekerjaan keinsinyuran saat lulus," sambungnya, melalui siaran pers, Senin (17/10/2022).
Salah satunya dengan telah dilantiknya 91 insinyur baru yang terdiri dari 43 dosen ITS, 42 masyarakat umum, dan enam orang dari perusahaan yakni PT Dharma Lautan Utama (DLU) melalui Surat Keputusan Rektor ITS No.1482/IT2/T/HK0001/2022. Ini adalah angkatan ke-9 dari Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) ITS.
Baca juga: Angkat Budaya Bali, Wisuda Untar Luluskan 1.534 Mahasiswa
Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para lulusan karena telah bekerja sama dengan baik dalam masa pendidikan enam bulan ini. Menurutnya, dari segi jumlah lulusan PSPPI ITS tersebut meningkat hingga 200 persen jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.
Makin gencar, ITS berencana membuka jalur reguler untuk seleksi masuk PSPPI yang memungkinkan para lulusan S-1 mendapatkan program profesi segera setelah menyelesaikan studi sarjana. "Sehingga mereka (para lulusan sarjana, red) bisa mendapat lisensi atau pekerjaan keinsinyuran saat lulus," sambungnya, melalui siaran pers, Senin (17/10/2022).
Lihat Juga :