Peringati Hari Santri, Ponpes Attaqwa Putra Gelar Khataman Al-Qur'an dan Zikir Akbar
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, Bung Tomo yang pertama menyebut dengan gelar kiai untuk Almaghfurlah KH Noer Ali dalam pidato heroiknya yang disiarkan dari radio di Surabaya tersebut. Sebab, kultur budaya di masyarakat Betawi hanya biasa menyebut tokoh agama dengan panggilan guru atau muallim saat itu.
Selain mengingat, menurut kiai alumnus Mesir dan Maroko ini, peringatan Hari Santri di area makam adalah salah bentuk apresiasi tertinggi para santri bagi para pahlawan dan kiai serta guru-guru yang telah wafat. "Di pusara almaghfurlah KH Noer Ali dan guru-guru kita ini, selain meresapi langsung perjuangan mereka, kita juga menghadiahkan dengan khataman dan doa-doa terbaik untuk para almarhumin."
Pesan terakhir pimpinan pondok bahwa santri masa kini harus dapat mengaktualisasikan kembali nilai keikhlasan, perjuangan, dan pengorbanan para ulama serta santri yang gugur demi kemerdekaan bangsa.
"Tugas santri sekarang adalah belajar dan mengisi kapasitas diri dengan baik, agar pada gilirannya para santri dapat mengisi medan perjuangan di era kemerdekaan sekarang dengan pembangunan dan ilmu pengetahuan untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa ini yang tercantum dalam sila kelima Pancasila: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."
Selain mengingat, menurut kiai alumnus Mesir dan Maroko ini, peringatan Hari Santri di area makam adalah salah bentuk apresiasi tertinggi para santri bagi para pahlawan dan kiai serta guru-guru yang telah wafat. "Di pusara almaghfurlah KH Noer Ali dan guru-guru kita ini, selain meresapi langsung perjuangan mereka, kita juga menghadiahkan dengan khataman dan doa-doa terbaik untuk para almarhumin."
Pesan terakhir pimpinan pondok bahwa santri masa kini harus dapat mengaktualisasikan kembali nilai keikhlasan, perjuangan, dan pengorbanan para ulama serta santri yang gugur demi kemerdekaan bangsa.
"Tugas santri sekarang adalah belajar dan mengisi kapasitas diri dengan baik, agar pada gilirannya para santri dapat mengisi medan perjuangan di era kemerdekaan sekarang dengan pembangunan dan ilmu pengetahuan untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa ini yang tercantum dalam sila kelima Pancasila: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."
(zik)
Lihat Juga :