IAIN Parepare Jadi Kampus Pertama di Luar Jawa Terbitkan Ijazah Digital
Minggu, 23 Oktober 2022 - 14:47 WIB
loading...
IAIN Parepare, Sulawesi Selatan, menjadi perguruan tinggi pertama di luar pulau Jawa yang mengimplementasikan ijazah digital. Foto/Dok/Sevima
A
A
A
JAKARTA - Digitalisasi di perguruan tinggi kini telah berlangsung cepat di segala lini. Akses berbagai macam pengetahuan, buku, hingga membantu pengelolaan kampus, kini dilakukan secara digital. Tak terkecuali dalam mengelola penerbitan ijazah.
IAIN Parepare yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi perguruan tinggi pertama di luar pulau Jawa yang mengimplementasikan ijazah digital.
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah Paling Diincar Perusahaan Saat Lulus Plus Gaji Besar
Rektor IAIN Parepare Dr. KH. Hannani dalam simulasi teknologi ijazah digital , mengungkapkan bahwa ijazah ini menerapkan teknologi berstandar PAdEs (PSF Advance Elektronic Signature) dengan kemanan kriptografi asimetris yang sangat aman dan nyaris mustahil dipalsukan.
Bermitra dengan SEVIMA, ijazah ini juga dilakukan secara terintegrasi dengan sistem akademik berbasis cloud. Penerbitan ijazah ini merupakan satu dari tujuh prioritas dan arah kebijakan Kementerian Agama yakni transformasi digital.
"Perubahan dari tandatangan basah dan ijazah kertas menjadi digital merupakan bentuk nyata dari dukungan seluruh civitas IAIN parepare terhadap kebijakan transformasi digital tersebut,” kata Hannani dalam keterangan pers, Sabtu (23/10/2022).
IAIN Parepare yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi perguruan tinggi pertama di luar pulau Jawa yang mengimplementasikan ijazah digital.
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah Paling Diincar Perusahaan Saat Lulus Plus Gaji Besar
Rektor IAIN Parepare Dr. KH. Hannani dalam simulasi teknologi ijazah digital , mengungkapkan bahwa ijazah ini menerapkan teknologi berstandar PAdEs (PSF Advance Elektronic Signature) dengan kemanan kriptografi asimetris yang sangat aman dan nyaris mustahil dipalsukan.
Bermitra dengan SEVIMA, ijazah ini juga dilakukan secara terintegrasi dengan sistem akademik berbasis cloud. Penerbitan ijazah ini merupakan satu dari tujuh prioritas dan arah kebijakan Kementerian Agama yakni transformasi digital.
"Perubahan dari tandatangan basah dan ijazah kertas menjadi digital merupakan bentuk nyata dari dukungan seluruh civitas IAIN parepare terhadap kebijakan transformasi digital tersebut,” kata Hannani dalam keterangan pers, Sabtu (23/10/2022).
Lihat Juga :