Bermalam di SMKN 1 Entikong, Nadiem Adakan Sesi Curhat
Rabu, 26 Oktober 2022 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Produk teknologi pun disinggungnya kepada kepala sekolah SMKN 1. "Sekarang ada Aplikasi SIPlah. Jadi akses Bapak terhadap barang-barang bermutu yang membantu pembelajaran sudah sama dengan sekolah di kota-kota besar. Bapak juga bisa pakai aplikasi ARKAS untuk membantu Bapak membuat laporan keuangan. Sehingga Bapak bisa lebih fokus memerhatikan para guru dan murid, tidak berkutat dengan hal-hal administratif yang membebankan," jelasnya.
Lulusan Harvard Business School yang juga lama merasakan tinggal di asrama selama mengenyam pendidikan, sempat bercanda dengan para murid SMKN 1 Entikong tentang suka duka hidup di asrama.
Elin, siswa kelas XI jurusan teknik komputer jaringan, bercerita bahwa sukanya adalah lebih asik berteman karena selalu bersama. Sementara dukanya adalah ketika satu kamar dengan orang yang tidak terlalu cocok dengannya.
Menanggapi Elin, Nadiem berpesan, "Pengalaman hidup mandiri dan berteman dengan beragam karakter manusia akan membuat kita lebih tangguh di masa depan."
Sebagai penutup dialog yang hangat ini, Mendikbudristek berpesan kepada seluruh peserta dialog. "Tidak ada perubahan yang mudah. Kalau kita mulai menyadari Merdeka Belajar adalah impian dan cita-cita yang bukan sebatas kebijakan tapi sebuah gerakan, saya yakin Indonesia bisa lebih maju," pungkasnya.
Mendikbudristek mengakhiri malam dengan menumpang istirahat di salah satu kamar asrama SMK 1 Entikong
Lulusan Harvard Business School yang juga lama merasakan tinggal di asrama selama mengenyam pendidikan, sempat bercanda dengan para murid SMKN 1 Entikong tentang suka duka hidup di asrama.
Elin, siswa kelas XI jurusan teknik komputer jaringan, bercerita bahwa sukanya adalah lebih asik berteman karena selalu bersama. Sementara dukanya adalah ketika satu kamar dengan orang yang tidak terlalu cocok dengannya.
Menanggapi Elin, Nadiem berpesan, "Pengalaman hidup mandiri dan berteman dengan beragam karakter manusia akan membuat kita lebih tangguh di masa depan."
Sebagai penutup dialog yang hangat ini, Mendikbudristek berpesan kepada seluruh peserta dialog. "Tidak ada perubahan yang mudah. Kalau kita mulai menyadari Merdeka Belajar adalah impian dan cita-cita yang bukan sebatas kebijakan tapi sebuah gerakan, saya yakin Indonesia bisa lebih maju," pungkasnya.
Mendikbudristek mengakhiri malam dengan menumpang istirahat di salah satu kamar asrama SMK 1 Entikong
(nnz)
Lihat Juga :