Berusia 21 Tahun, Sam Maykel Jadi Wisudawan Magister Termuda ITB
Kamis, 27 Oktober 2022 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Selama perjalanan studi, Sam mengaku bahwa kuliah di ITB tidak mudah, dengan tugasnya yang banyak dan ujiannya yang cukup susah. Namun, dia bersyukur memiliki teman-teman kuliah yang saling peduli dan mendukung sesama lainnya. “Kita semua saling membantu, baik itu dalam hal akademik atau nonakademik. Karena ini, masa-masa kuliah kita tidak terlalu stres," katanya, dikutip dari laman ITB, Kamis (27/10/2022).
Baca juga: 2 Sosok Alumni Inspiratif IPB University Berbagi Kunci Keberhasilan kepada Mahasiswa
Melihat kembali masa-masa perkuliahan, Sam bercerita salah satu mata kuliah yang menarik bagi dia adalah Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara. Dia dibimbing langsung oleh KNKT untuk menyusun laporan hasil investigasi berdasarkan kasus nyata kecelakaan udara dan ikut merasakan prosedur mencari bukti dan alasan kejadian tersebut terjadi.
Selain mengikuti pelajaran, Sam juga aktif dengan kegiatan di luar kelas. Dia menjadi asisten praktikum di salah satu modul mata kuliah S1 Teknik Dirgantara serta menjadi asisten dosen yang bertugas untuk membuat kunci jawaban kuis/ujian dan membantu memeriksa jawaban mahasiswa. Dia juga membantu FTMD dalam proyek digitalisasi perpustakaan di mana semua file dan dokumen tugas akhir, tesis, disertasi diubah menjadi format digital.
Sam berterima kasih kepada orang-orang terdekat dia sebagai support system yang menemani sepanjang perjalanan studinya. Dengan dukungan mereka, Sam berencana untuk mulai bekerja dan meniti karier untuk masa depannya. “Untuk yang masih berjuang menyelesaikan kuliahnya di ITB, semangat terus, jangan lupa berdoa, dan cari support system kalian agar kalian bisa melepaskan penat dan menghindari stres dan tekanan kuliah.”
Baca juga: 2 Sosok Alumni Inspiratif IPB University Berbagi Kunci Keberhasilan kepada Mahasiswa
Melihat kembali masa-masa perkuliahan, Sam bercerita salah satu mata kuliah yang menarik bagi dia adalah Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara. Dia dibimbing langsung oleh KNKT untuk menyusun laporan hasil investigasi berdasarkan kasus nyata kecelakaan udara dan ikut merasakan prosedur mencari bukti dan alasan kejadian tersebut terjadi.
Selain mengikuti pelajaran, Sam juga aktif dengan kegiatan di luar kelas. Dia menjadi asisten praktikum di salah satu modul mata kuliah S1 Teknik Dirgantara serta menjadi asisten dosen yang bertugas untuk membuat kunci jawaban kuis/ujian dan membantu memeriksa jawaban mahasiswa. Dia juga membantu FTMD dalam proyek digitalisasi perpustakaan di mana semua file dan dokumen tugas akhir, tesis, disertasi diubah menjadi format digital.
Sam berterima kasih kepada orang-orang terdekat dia sebagai support system yang menemani sepanjang perjalanan studinya. Dengan dukungan mereka, Sam berencana untuk mulai bekerja dan meniti karier untuk masa depannya. “Untuk yang masih berjuang menyelesaikan kuliahnya di ITB, semangat terus, jangan lupa berdoa, dan cari support system kalian agar kalian bisa melepaskan penat dan menghindari stres dan tekanan kuliah.”
(nnz)
Lihat Juga :