Tim ITS Anargya Raih Juara 1 di Ajang Motor Listrik Nasional
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Peneliti IPB Masuk Daftar Saintis Berpengaruh Dunia, Ini Sosoknya
Tidak hanya itu, Febrian menerangkan bahwa tim Anargya juga berhasil memasukkan komponen ciptaan sendiri ke dalam motor Thevin EV. Komponen tersebut adalah sebuah display yang mampu memberikan informasi kepada pengendara tentang kecepatan, odometer, kapasitas baterai, dan masih banyak lagi. Tim juga melengkapi Thevin EV dengan sistem hidrolis, sehingga mempermudah untuk melakukan perawatan dan penggantian baterai.
Febrian mengungkapkan bahwa dukungan dari Science Techno Park (STP) ITS berhasil membuat motor Thevin EV selesai tepat waktu. Pasalnya, tim hanya memiliki waktu yang singkat untuk melakukan implementasi modifikasi dan konversi motor sesuai dengan proposal yang mereka buat. “Kami mendapat bimbingan dari STP ITS, sehingga motor ini dapat kami selesaikan tepat waktu dalam waktu 1,5 bulan,” ujarnya.
Menutup penjelasannya, Febrian berharap semoga prestasi timnya ini dapat menjadi motivasi bagi generasi berikutnya agar terus berkarya dan berinovasi untuk negeri, khususnya di bidang kendaraan listrik. “Kita sangat berharap agar Indonesia dapat menjadi negara yang hijau dan tanpa emisi (gas buang),” pungkasnya.
Tidak hanya itu, Febrian menerangkan bahwa tim Anargya juga berhasil memasukkan komponen ciptaan sendiri ke dalam motor Thevin EV. Komponen tersebut adalah sebuah display yang mampu memberikan informasi kepada pengendara tentang kecepatan, odometer, kapasitas baterai, dan masih banyak lagi. Tim juga melengkapi Thevin EV dengan sistem hidrolis, sehingga mempermudah untuk melakukan perawatan dan penggantian baterai.
Febrian mengungkapkan bahwa dukungan dari Science Techno Park (STP) ITS berhasil membuat motor Thevin EV selesai tepat waktu. Pasalnya, tim hanya memiliki waktu yang singkat untuk melakukan implementasi modifikasi dan konversi motor sesuai dengan proposal yang mereka buat. “Kami mendapat bimbingan dari STP ITS, sehingga motor ini dapat kami selesaikan tepat waktu dalam waktu 1,5 bulan,” ujarnya.
Menutup penjelasannya, Febrian berharap semoga prestasi timnya ini dapat menjadi motivasi bagi generasi berikutnya agar terus berkarya dan berinovasi untuk negeri, khususnya di bidang kendaraan listrik. “Kita sangat berharap agar Indonesia dapat menjadi negara yang hijau dan tanpa emisi (gas buang),” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :