Mahasiswa ITB Gagas Sumber Energi Listrik dari Angin untuk Lampu Jalan
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Tim ini beranggotakan Priyo Bayu R. (Teknik Mesin 2018), M. Maulana Ibrahim (Teknik Mesin 2018), Yahya Zakaria (Teknik Mesin 2018), dan M. Ali Novandhika (Teknik Elektro 2018). Lewat ide inovasi itu, mereka berhasil membawa pulang gelar Runner Up pada ajang Think Efficiency 2022 yang bertajuk “Powering The Nation”. Ajang kompetisi ini diadakan oleh Shell Indonesia dan Energy Academy Indonesia (ECADIN).
Menurut tim ini, surplus energi yang dihasilkan dari Savlite dapat memberi daya untuk lampu di permukiman warga dan mengisi daya kendaraan listrik (electrical vehicle) di sekitar jalan tol. Tim Savlite menjelaskan produknya baru mencapai tahap pembentukan prototipe yang telah diuji coba di Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja. Oleh karena itu, mereka berharap riset ini terus dilanjutkan sehingga dapat memasuki tahap uji coba di jalan tol sesungguhnya.
“Inginnya ada pilot project di suatu jalan tol yang telah disurvei dan cocok. Kita coba selama 1 – 2 tahun untuk diobservasi apakah ada hal yang perlu dioptimasi atau tidak. Jika (hasilnya) bagus, bisa dilanjutkan ke tahap komersialisasi,” ungkap Priyo, salah satu anggota Tim Savlite, dikutip dari laman ITB, Sabtu (29/10/2022).
Baca juga: Mahasiswi Unpad Sabet 3 Medali Kejuaraan Catur Asia, Kenalan Yuk
Melalui lomba yang mereka ikuti, banyak memberi mereka pembelajaran. Bahkan, Think Efficiency 2022 menjadi ajang perlombaan pertama yang diikuti di bangku perkuliahan bagi beberapa anggota tim. Mereka juga merasa ide-ide yang dirumuskan lebih dihargai sehingga menggugah semangat berkompetisi dan berkarya di masa mendatang. Selain itu, sebagai sebuah tim, mereka memahami pentingnya komunikasi dan kerja sama. “Kerja sama yang bagus membawa komunikasi tim yang bagus,” ungkap Ali.
Menurut tim ini, surplus energi yang dihasilkan dari Savlite dapat memberi daya untuk lampu di permukiman warga dan mengisi daya kendaraan listrik (electrical vehicle) di sekitar jalan tol. Tim Savlite menjelaskan produknya baru mencapai tahap pembentukan prototipe yang telah diuji coba di Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja. Oleh karena itu, mereka berharap riset ini terus dilanjutkan sehingga dapat memasuki tahap uji coba di jalan tol sesungguhnya.
“Inginnya ada pilot project di suatu jalan tol yang telah disurvei dan cocok. Kita coba selama 1 – 2 tahun untuk diobservasi apakah ada hal yang perlu dioptimasi atau tidak. Jika (hasilnya) bagus, bisa dilanjutkan ke tahap komersialisasi,” ungkap Priyo, salah satu anggota Tim Savlite, dikutip dari laman ITB, Sabtu (29/10/2022).
Baca juga: Mahasiswi Unpad Sabet 3 Medali Kejuaraan Catur Asia, Kenalan Yuk
Melalui lomba yang mereka ikuti, banyak memberi mereka pembelajaran. Bahkan, Think Efficiency 2022 menjadi ajang perlombaan pertama yang diikuti di bangku perkuliahan bagi beberapa anggota tim. Mereka juga merasa ide-ide yang dirumuskan lebih dihargai sehingga menggugah semangat berkompetisi dan berkarya di masa mendatang. Selain itu, sebagai sebuah tim, mereka memahami pentingnya komunikasi dan kerja sama. “Kerja sama yang bagus membawa komunikasi tim yang bagus,” ungkap Ali.
Lihat Juga :