Lewat Sipinter, Ribuan Siswa di Pelosok Jabar Lanjutkan Pendidikan SMA Terbuka
Minggu, 06 November 2022 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Disinggung soal waktu pembelajaran, hal itu bergantung dengan sistem sekolah induk. Namun, di KCD Wilayah V, pembelajaran tatap muka rata-rata dilakukan satu minggu satu kali dan pada hari libur.
"Karena sebagian besarnya peserta didik terbuka kita adalah para pekerja," imbuhnya.
Nonong menambahkan, jika siswa SMA Terbuka tidak datang ke TKB, mereka tetap akan belajar lewat modul dan guru pamong membantu pembelajaran secara online yang biasanya dilakukan lewat Zoom Meeting.
"Kalau urusan ujian sama saja, tidak dibeda-bedakan. Artinya tetap ada ujian seperti siswa di sekolah induk. Di dalam modul itu memuat evaluasi, termasuk ijazahnya juga sama tidak ada SMA Terbuka, tapi nama SMA induknya. Ijazah yang diterima sesuai sekolah induk," jelas Nonong seraya mengatakan bahwa seluruh siswa SMA terbuka dapat memanfaatkan seluruh fasilitas di sekolah induk.
Nonong menandaskan, apliksi Sipinter diciptakan agar peserta didik lebih optimal dalam segala hal. Selain itu, siswa di SMA Terbuka juga bisa mengoptimalkan layanan pembelajaran yang diberikan oleh para guru.
"Aplikasi Sipinter diharapkan mendorong angka partisipasi melanjutkan sekolah, termasuk APK Kabupaten Sukabumi. Lebih jauhnya lagi, akses pendidikan di Jawa barat dapat dijangkau dan dirasakan oleh masyarakat sekalipun berada di pelosok," tandasnya.
"Karena sebagian besarnya peserta didik terbuka kita adalah para pekerja," imbuhnya.
Nonong menambahkan, jika siswa SMA Terbuka tidak datang ke TKB, mereka tetap akan belajar lewat modul dan guru pamong membantu pembelajaran secara online yang biasanya dilakukan lewat Zoom Meeting.
"Kalau urusan ujian sama saja, tidak dibeda-bedakan. Artinya tetap ada ujian seperti siswa di sekolah induk. Di dalam modul itu memuat evaluasi, termasuk ijazahnya juga sama tidak ada SMA Terbuka, tapi nama SMA induknya. Ijazah yang diterima sesuai sekolah induk," jelas Nonong seraya mengatakan bahwa seluruh siswa SMA terbuka dapat memanfaatkan seluruh fasilitas di sekolah induk.
Nonong menandaskan, apliksi Sipinter diciptakan agar peserta didik lebih optimal dalam segala hal. Selain itu, siswa di SMA Terbuka juga bisa mengoptimalkan layanan pembelajaran yang diberikan oleh para guru.
"Aplikasi Sipinter diharapkan mendorong angka partisipasi melanjutkan sekolah, termasuk APK Kabupaten Sukabumi. Lebih jauhnya lagi, akses pendidikan di Jawa barat dapat dijangkau dan dirasakan oleh masyarakat sekalipun berada di pelosok," tandasnya.
(mpw)
Lihat Juga :