Simak Jurus Mahasiswi Universitas Pertamina Juarai Lomba Karya Tulis Ilmiah

Jum'at, 25 November 2022 - 01:43 WIB
loading...
Simak Jurus Mahasiswi...
Mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina (UPER), mendapat Juara 1 pada Lomba Esai Nasional yang diselenggarakan Universitas Sriwijaya. Foto/Dok/UPER
A A A
JAKARTA - Sebagai mahasiswa , salah satu tugas yang paling umum diberikan adalah membuat karya tulis ilmiah seperti esai atau paper. Maka dari itu, bagi mahasiswa baru, mungkin akan terasa sedikit kesulitan saat mulai menulis karya tulis ilmiah.

Menurut Michael W. Kraus, Associate Professor dari School of Management Yale University, kesulitan menulis karya tulis ilmiah biasanya dialami mahasiswa karena belum terbiasa menulis, asing dengan struktur penulisan ilmiah, dan analisa data.

Baca juga: 50 Jurusan di ITB yang Perlu Diketahui Calon Mahasiswa, Ini Daftar Lengkapnya

Mengutip dari situs Exploratorium.edu, keterampilan membuat karya tulis ilmiah penting bagi mahasiswa karena dapat membantu dalam analisis dan sintesis ide, serta menyampaikannya kepada para pembaca.

Tiga mahasiswi Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina membagikan tips untuk menulis karya tulis ilmiah dengan baik. Mereka adalah Netti Anjelina, Chintya Maulini, dan Ade Amalya, yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi esai dan paper nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Sriwijaya.

Ini jurus-jurus mereka dalam menulis karya tulis ilmiah yang baik:

1. Tentukan tema yang ingin diangkat

Sebelum menulis karya tulis ilmiah, pastikan untuk menentukan tema yang ingin diangkat di karya tulis. Meskipun biasanya tema besar telah ditentukan, tentukan tema yang lebih spesifik ingin dibahas.

Baca juga: Daftar Fakultas dan Jurusan di UI Program S1-Vokasi, Mana Pilihanmu di SNBP-SNBT 2023

Netti mengatakan, untuk itu perlu melakukan riset tentang fenomena yang sedang hangat terjadi di media massa atau media sosial.

“Melakukan riset tentang fenomena yang sedang terjadi di masyarakat bisa membuat kita lebih up to date dengan tren yang ada. Sehingga karya tulis ilmiah yang kita buat tidak ketinggalan zaman,” jelas Netti.

2. Pelajari struktur penulisan karya tulis ilmiah

Melansir dari situs EduBirdie, karya tulis ilmiah terbagi menjadi dua jenis, yakni esai dan paper. Perbedaan yang paling mencolok antara esai dan paper adalah panjang dan metode penulisan.

Menurut Netti, esai umumnya lebih pendek daripada paper dengan jumlah kata sekitar 500 hingga 1000 kata. “Selain itu, dalam menulis esai kita masih bisa memasukkan opini kita sebagai penulis,” ujar Netti.

Sedangkan paper, menurut Chyntia, memiliki struktur yang lebih kompleks dan lebih panjang daripada esai. Dalam penulisan paper, pembahasan lebih difokuskan kepada penelitian tanpa menyertakan pendapat penulis.

3. Lakukan riset untuk mencari data pendukung

Selain mengamati fenomena yang tengah terjadi di masyarakat, bacalah buku, jurnal, atau paper yang memiliki topik pembahasan serupa di internet.

“Sesuai dengan namanya, yakni karya tulis ilmiah, tentu kita memerlukan teori atau data-data ilmiah untuk menunjang argumen kita. Jika tidak ada dasar yang kuat, maka argumen kita bisa dipertanyakan oleh penilai,” ungkap Ade.

Jika sudah mendapatkan teori dan data-data yang diperlukan, langkah selanjutnya adalah lakukan parafrasa, atau mengubah struktur kalimat agar tidak terjadi plagiasi.

4. Mulailah menulis karya tulis ilmiah kamu

Jika sudah menemukan ide topik penelitian, tuangkan ide tersebut dalam bentuk tulisan esai atau paper secara terstruktur. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk menjelaskan gagasan penelitian kepada dosen pembimbing nantinya.

“Membuat kerangka paragraf sebelum mulai menulis juga dapat membantu penulisan agar lebih terstruktur dan transisi antar paragraf lebih mengalir,” tutur Ade.

5. Konsultasi dengan dosen pembimbing

Seperti yang sudah diketahui, salah satu tugas dosen adalah melakukan penelitian ilmiah. Maka dari itu, mendapatkan kritik dan masukan dari dosen merupakan salah satu hal yang penting.

“Karena dosen sudah lebih sering melakukan penelitian dan merupakan pembimbing akademik, pastinya dosen lebih paham dengan metode penelitian atau teori yang digunakan. Sehingga kita bisa meminimalisir terjadinya kekeliruan dalam menuliskan argumen,” terang Chyntia.

Bagi siswa/siswi yang ingin berprestasi menulis karya ilmiah, dapat bergabung di UPER. Saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut sedang membuka pendaftaran Seleksi Nilai Rapor (Non Tes) periode November Tahun Akademik 2023/2024. Informasi lengkap terkait syarat dan ketentuan pendaftaran dapat diakses di laman https://pmb.universitaspertamina.ac.id
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
MNC University dan Universitas...
MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Rekomendasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved