LPM UIN Sunan Gunung Djati Gelar Pelatihan Pendamping Peningkatan Budaya Mutu
Selasa, 29 November 2022 - 00:14 WIB
loading...
A
A
A
Soal komitmen pada mutu, lanjut Prof Rosihon, bukan hanya komitmen kebijakan akademik, tapi menjadi bagian dari ajaran agama Islam tentang bagaimana agar perbaikan secara terus-menerus dilakukan. Prof Rosihon pun berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga lulus dan kompeten menjadi auditor.
"Bukan hanya soal menjadi auditor, tapi bagaimana mampu mengimplementasikan pengalaman dan kompetensinya di program studi dan fakultas. Benar-benar mengamalkan ilmu yang diperoleh, diimplementasikan dalam budaya akademik," pintanya.
Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia IPB University Bogor Amiruddin Saleh menyatakan, budaya mutu di era MBKM merupakan kemestian. Universitas harus mampu ditandingkan dan disandingkan tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga regional bahkan global. Mutu lulusannya diharapkan bermutu dan berkualitas.
"Benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Mampu memecahkan masalah, terampil dan berkualitas baik di dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri," ujarnya.
Menurutnya, universitas jangan menjadi menara gading, penghasil banyak lulusan tapi malah pencipta pengangguran. "Ini bisa dijawab dengan mutu yang terjaga. Kita harus mengawalnya dengan baik. Sehingga pemangku pendidikan merasa puas dengan layanan yang kita berikan," katanya.
"Bukan hanya soal menjadi auditor, tapi bagaimana mampu mengimplementasikan pengalaman dan kompetensinya di program studi dan fakultas. Benar-benar mengamalkan ilmu yang diperoleh, diimplementasikan dalam budaya akademik," pintanya.
Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia IPB University Bogor Amiruddin Saleh menyatakan, budaya mutu di era MBKM merupakan kemestian. Universitas harus mampu ditandingkan dan disandingkan tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga regional bahkan global. Mutu lulusannya diharapkan bermutu dan berkualitas.
"Benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Mampu memecahkan masalah, terampil dan berkualitas baik di dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri," ujarnya.
Menurutnya, universitas jangan menjadi menara gading, penghasil banyak lulusan tapi malah pencipta pengangguran. "Ini bisa dijawab dengan mutu yang terjaga. Kita harus mengawalnya dengan baik. Sehingga pemangku pendidikan merasa puas dengan layanan yang kita berikan," katanya.
Lihat Juga :