Wisuda UMJ, Menko PMK Sampaikan 4 Pilar untuk Indonesia Emas 2045

Rabu, 30 November 2022 - 11:25 WIB
loading...
Wisuda UMJ, Menko PMK Sampaikan 4 Pilar untuk Indonesia Emas 2045
Pada Wisuda UMJ, Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Rektor UMJ Mamun Murod bershalawat bersama wisudawan. Foto/UMJ.
A A A
JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Jakarta ( UMJ ) menggelar wisuda bagi 2.129 mahasiswanya. Dalam momen ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Muhadjir Effendy hadir untuk menyampaikan orasi ilmiahnya.

Menko PMK mengatakan, Indonesia memiliki empat pilar untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Yaitu pembangunan manusia serta penguasaan IPTEK, ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, lalu pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.

Oleh karena itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menegaskan kepada para wisudawan UMJ untuk memiliki dua hal penting. Yakni tidak hanya memiliki skill sesuai dengan kemampuannya tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri.

Baca juga: Unnes Buka Lowongan Dosen untuk Fakultas Kedokteran, Yuk Daftar

Wisuda Program Doktor ke-7, Program Magister ke-45, Program Sarjana ke-76, Spesialis ke-2 dan Program Diploma Tiga digelar UMJ pada Selasa (29/11/2022). Rincian lulusan UMJ kalo ini, yaitu 8 wisudawan Program Doktor, 237 Program Magister, 7 Program Spesialis, dan 1.861 Program Sarjana (29/11).

Rektor UMJ Ma'mun Murod menyatakan, lulusan UMJ harus mengisi ruang kosong yang kurang baik dengan integritas dan kejujuran, dengan mengimplementasikan keadilan baik untuk diri sendiri maupun orang lain dan tetap sebarkan dakwah Islam di mana pun wisudawan bekerja, tentunya dengan dakwah Islam yang berkemajuan dan moderat.

Selepas sambutan, Ma’mun mendapuk Muhadjir melantunkan senandung shalawat berjudul Assalamu’alaika. Suasana seketika menjadi syahdu sampai para peserta wisudawan ikut serta bershalawat bersama, dan memberikan tepuk tangan yang meriah di akhir shalawat.

Kepala Bagian Umum LL Dikti Wilayah III DKI Jakarta Novianto mengatakan, lulusan UMJ harus terus meningkatkan hardskill dan softskill untuk bekal masa depan, dengan peran 6C yaitu Character, Citizenship, Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication. "Dengan peran tersebut, diharapkan wisudawan UMJ berkompeten dan mampu bersaing di masa kini dan masa depan," ucap Novianto, melalui siaran pers, Rabu (30/11/2022).

Sementara itu, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Prof. Dr. H. Thobroni mengatakan, polemik tersebut dapat diatasi dengan syarat lulusan UMJ yang berkompeten, dibarengi dengan jiwa pembaharu dan philantropis (semangat amal saleh).

Baca juga: ITS Bentuk Satgas PPKS untuk Berantas Kekerasan Seksual

"Tantangan yang bersifat praktis adalah tantangan untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagai manusia. Ini harus dihadapi dengan kompetensi di antaranya knowledge, skill, dan softskill yang Anda miliki disertai dengan kerja keras, keuletan, ketekunan, ketabahan dan kesabaran," tutur Thobroni.

Lebih lanjut, ia mengutarakan, menjadi lulusan UMJ mendapatkan nilai plus yaitu dibekali Al-Islam Kemuhammadiyahan. Menurutnya, dengan modal ini menjadi sarjana yang religius, pejuang, dan pengabdi untuk meraih keselamatan kebahagiaan dunia dan akhirat. Lalu, dapat dikembangkan sebagai sarjana muslim yang berjiwa pembaharu (Islam yang berkemajuan) dan berjiwa semangat amal shaleh.

Wakil Koordinator Kopertis Wilayah I DKI Jakarta dan Banten Prof. Ahmad Thib Raya mengungkapkan, terdapat empat kecerdasan dalam Islam yang perlu diketahui bagi lulusan UMJ untuk melanjutkan kehidupan setelah wisuda, yaitu intelektual, emosional, moral, dan spiritual.
(nnz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3603 seconds (11.97#12.26)