Wisuda UMJ, Menko PMK Sampaikan 4 Pilar untuk Indonesia Emas 2045
Rabu, 30 November 2022 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Bagian Umum LL Dikti Wilayah III DKI Jakarta Novianto mengatakan, lulusan UMJ harus terus meningkatkan hardskill dan softskill untuk bekal masa depan, dengan peran 6C yaitu Character, Citizenship, Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication. "Dengan peran tersebut, diharapkan wisudawan UMJ berkompeten dan mampu bersaing di masa kini dan masa depan," ucap Novianto, melalui siaran pers, Rabu (30/11/2022).
Sementara itu, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Prof. Dr. H. Thobroni mengatakan, polemik tersebut dapat diatasi dengan syarat lulusan UMJ yang berkompeten, dibarengi dengan jiwa pembaharu dan philantropis (semangat amal saleh).
Baca juga: ITS Bentuk Satgas PPKS untuk Berantas Kekerasan Seksual
"Tantangan yang bersifat praktis adalah tantangan untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagai manusia. Ini harus dihadapi dengan kompetensi di antaranya knowledge, skill, dan softskill yang Anda miliki disertai dengan kerja keras, keuletan, ketekunan, ketabahan dan kesabaran," tutur Thobroni.
Lebih lanjut, ia mengutarakan, menjadi lulusan UMJ mendapatkan nilai plus yaitu dibekali Al-Islam Kemuhammadiyahan. Menurutnya, dengan modal ini menjadi sarjana yang religius, pejuang, dan pengabdi untuk meraih keselamatan kebahagiaan dunia dan akhirat. Lalu, dapat dikembangkan sebagai sarjana muslim yang berjiwa pembaharu (Islam yang berkemajuan) dan berjiwa semangat amal shaleh.
Wakil Koordinator Kopertis Wilayah I DKI Jakarta dan Banten Prof. Ahmad Thib Raya mengungkapkan, terdapat empat kecerdasan dalam Islam yang perlu diketahui bagi lulusan UMJ untuk melanjutkan kehidupan setelah wisuda, yaitu intelektual, emosional, moral, dan spiritual.
Sementara itu, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Prof. Dr. H. Thobroni mengatakan, polemik tersebut dapat diatasi dengan syarat lulusan UMJ yang berkompeten, dibarengi dengan jiwa pembaharu dan philantropis (semangat amal saleh).
Baca juga: ITS Bentuk Satgas PPKS untuk Berantas Kekerasan Seksual
"Tantangan yang bersifat praktis adalah tantangan untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagai manusia. Ini harus dihadapi dengan kompetensi di antaranya knowledge, skill, dan softskill yang Anda miliki disertai dengan kerja keras, keuletan, ketekunan, ketabahan dan kesabaran," tutur Thobroni.
Lebih lanjut, ia mengutarakan, menjadi lulusan UMJ mendapatkan nilai plus yaitu dibekali Al-Islam Kemuhammadiyahan. Menurutnya, dengan modal ini menjadi sarjana yang religius, pejuang, dan pengabdi untuk meraih keselamatan kebahagiaan dunia dan akhirat. Lalu, dapat dikembangkan sebagai sarjana muslim yang berjiwa pembaharu (Islam yang berkemajuan) dan berjiwa semangat amal shaleh.
Wakil Koordinator Kopertis Wilayah I DKI Jakarta dan Banten Prof. Ahmad Thib Raya mengungkapkan, terdapat empat kecerdasan dalam Islam yang perlu diketahui bagi lulusan UMJ untuk melanjutkan kehidupan setelah wisuda, yaitu intelektual, emosional, moral, dan spiritual.
(nnz)
Lihat Juga :