Awas! Tim SNPMB Lakukan 2 Hal Ini untuk Cegah Kecurangan di SNBT

Jum'at, 02 Desember 2022 - 07:08 WIB
loading...
Awas! Tim SNPMB Lakukan 2 Hal Ini untuk Cegah Kecurangan di SNBT
Suasana UTBK SBMPTN 2022 di Universitas Indonesia. Pada SNPMB 2023 ada antisipasi untuk mencegah kecurangan di SNBT. Foto/Dok/Humas UI.
A A A
JAKARTA - Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) bakal melakukan antisipasi guna mencegah adanya kecurangan. Khususnya pada pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( SNBT ).

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Mochammad Ashari mengatakan, adanya pengetatan tersebut dikarenakan setiap tahun pihaknya masih menemukan kecurangan dalam tes masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Dari tahun ke tahun muncul juga, dan kita menemukan, dan setiap kecurangan tindaklanjuti untuk dibawa atau kita serahkan ke aparat penegak hukum," ujar Ashari pada konferensi pers SNPMB 2023, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Terbaru, Penerimaan Calon Mahasiswa D3 Bergabung ke SNPMB 2023

Oleh sebab itu, lanjut Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini, pihaknya bakal melakukan antisipasi dengan dua hal, yakni membuat soal yang berbeda antar peserta dan melakukan standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan fisik yang ketat kepada para peserta.

Menurut Guru besar Teknik Elektro ITS, pemberian soal bahkan akan dibuat berbeda dari hari ke hari, bahkan di setiap sesi.

"Jadi pada saat hari H pelaksanaan ujian, saya yang duduk di sini dengan yang di sebelah itu berbeda, sehingga mau minta bantuan di dalam ruangan sekalipun tidak bisa," ungkapnya.

Peserta juga akan diperiksa berdasarkan SOP yang telah berlaku. Seperti memeriksa di bagian telinga atau masker, apabila ada alat teknologi yang disematkan.

Baca juga: Penerimaan Mahasiswa Baru 2023 Tak Ada Lagi Tes Potensi Akademik, Ini Gantinya

"SOP pada saat pelaksanaan itu pemeriksaan secara fisik mencocokkan identitas, kemudian memeriksa ada kemungkinan peralatan-peralatan yang ditaro di telinga masker atau sebagainya, yang memungkinkan menggunakan metal detector," pungkasnya.

Sebelumnya, pada pelaksanaan UTBK Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) 2022 penggunaan metal detector telah dilakukan sejumlah kampus untuk mencegah adanya kecurangan di dalam ruang ujian.

Seperti yang dilakukan di Universitas Brawijaya (UB) yang pada SBMPTN 2022 melengkapi semua ruangan dengan metal detector untuk mengantispasi adanya peserta yang membawa HP atau kamera.

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) juga menerapkan hal yang sama yakni memerika peserta UTBK SBMPTN 2022 dengan metal detector sebelum masuk ruang ujian.
(nnz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1488 seconds (10.55#12.26)