Rektor UKRI Dasco Apresiasi Mahasiswa Pemenang JR Rovation Kategori Sains

Jum'at, 02 Desember 2022 - 11:19 WIB
loading...
Rektor UKRI Dasco Apresiasi Mahasiswa Pemenang JR Rovation Kategori Sains
Mahasiswa UKRI dari Prodi Teknik Informatika menyabet juara satu dalam Jasa Raharja Road Safety Innovation (JR Rovation) competition kategori sains. Foto/Dok/UKRI
A A A
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Kebangsaan Republik Indonesia ( UKRI ) dari Prodi Teknik Informatika menyabet juara satu dalam Jasa Raharja Road Safety Innovation (JR Rovation) competition kategori sains. Rektor UKRI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika itu.

Dasco memberikan pesan kepada mahasiswa -mahasiswanya harus terus melakukan inovasi untuk kemajuan bangsa. Karena, saat ini inovasi sangat penting dalam menghadapi perkembangan zaman.

Baca juga: SNBT 2023, Ini Jadwal UTBK dan Syarat Memilih Prodi

"Saya ucapkan selamat kepada Tim Prodi Teknik Informatika yang berhasil menjadi juara satu dalam JR Rovation. Tentu, penghargaan yang diraih jangan cepat berpuas diri tapi terus berinovasi agar bermanfaat bagi negara dan bangsa," ujar Sufmi Dasco Ahmad di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Dasco yang juga sebagai Wakil Ketua DPR itu juga merasa bangga karena anak didiknya dapat unggul dari 170 peserta lainnya yang ikut berkompetesi dalam JR Rovation. "Tentu kami sangat bangga. Semoga ke depannya terus menorehkan prestasi agar menjadi kebanggaan almamater," kata Guru Besar Bidang Hukum tersebut.

Sekadat diketahui, Jasa Raharja menggelar JR-Rovation untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam keselamatan berlalu lintas. Kegiatan ini merupakan ajang penghargaan bagi para inovator muda, khususnya mahasiswa, yang berhasil menciptakan inovasi di bidang keselamatan berkendara.

Baca juga: 10 Jurusan Kuliah yang Berpeluang Besar Kerja di Perusahaan BUMN Terbaik dengan Gaji Besar

JR-Rovation terbagi menjadi dua kategori. Pertama adalah science yang berkeselamatan, yakni inovasi alat keselamatan berkendara yang nantinya didemonstrasikan dan dapat digunakan oleh masyarakat luas dengan tujuan meminimalisir risiko dan dampak kecelakaan lalu lintas.

Kedua, sosial yang berkeselamatan, yaitu pelaksanaan program, gerakan, atau kegiatan yang bersifat sosial (pelibatan komunitas) dan massive, serta berdampak pada penurunan angka kecelakaan lalu lintas.
(mpw)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1624 seconds (10.55#12.26)