Wakil Sekjen MUI Nilai Kualitas Pendidikan Indonesia Alami Penurunan

Kamis, 09 Juli 2020 - 19:27 WIB
loading...
A A A
Program Merdeka Belajar yang dicanangkan Nadiem juga turut dikritik Najamuddin. Dia berpendapat program ini sebenarsnya program lama, sudah dilakukan sekitar 30-40 tahun lalu. Merdeka belajar telah dikenalkan menteri-menteri pendidikan sebelumnya. Dia merupakan bagian dari sistem andragogi pendidikan orang dewasa sebagai lawan dari pedagogi pengajaran kepada anak kecil.

Karena itu, Najamuddin mempertanyakan alasan yang masuk akal jika Nadiem masih akan dipertahankan sebagai Mendikbud. ”Patut dipertanyakan, apakah masih layak dipertahankan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud dengan tidak ada prestasi, malahan menurunkan kualitas pendidikan saat ini. Pendidikan kita sudah bagus pada masa Menteri Bambang Sudibyo, dilanjutkan oleh Muhammad Nuh, Anies Baswedan, Muhajir Effendy, yang telah menemukan titik terang,” katanya lagi. (Baca juga: Kemendikbud Diminta Transparan dan Akuntabel Terkait Digital Asing)

Menurut Najamuddin Ramli, jika ada figur menteri yang tidak menguasai pendidikan dan tidak berpengalaman mengelola pendidikan, maka akan tamat pendidikan Indonesia. Padahal Kemedikbud adalah kementerian besar yang menjadi andalan utama bangsa ini dalam membangun sumber daya manusia.

“Kalau dikendalikan oleh nahkoda yang biasa-biasa saja, yang tidak punya pengalaman dalam pendidikan, tidak mengerti filosofi pendidikan, tidak mengerti empirik posisi yuridis pendidikan, dan tidak mengerti apa tujuan pendidikan, yakni membangun manusia yang bertakwa dan berakhlak mulia, terampil dan adaptif dengan tuntutan zaman maka tamatlah riwayat pendidikan kita,” katanya panjang lebar.

Dia juga menilai pendidikan Indonesia, terutama ketika menghadapi pandemi Covid-19, semakin turun kualitasnya karena tidak ada tatap muka. Banyak guru yang tidak meguasai alat-alat digital. Mungkin karena tidak punya alat kelengkapannya lantaran pendapatannya pun pas-pasan. Bahkan banyak yang habis bulan harus berutang. Tidak mencukupi kalau harus membeli ponsel baru, laptop, atau membiayai pengadaan jaringan internet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Berita Terkini
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Siswi Indonesia Raih...
Siswi Indonesia Raih The Best Delegate di AYIMUN BSD Chapter 2026, Kantongi Beasiswa ke AWMUN Bali
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved