Kelola Sampah Elektronik, UNPAR Gandeng Rekosistem Sediakan Kubika Nawasena
Selasa, 06 Desember 2022 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
Rektor UNPAR Mangadar Situmorang, Ph.D. menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Rektor mengatakan bahwa gerakan electronic food waste ini sejalan dengan visi UNPAR yaitu menjaga keutuhan alam semesta.
“Tema utama MENEFESTO 2022 pada rangkaian kegiatan tahun ini terkait dengan elektronik dan juga bagian dari keprihatinan kepedulian kita tentang pentingnya lingkungan hidup. Ini sejalan dengan salah satu frasa di Visi UNPAR, menjaga keutuhan alam semesta,” tutur Rektor.
Rektor juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif penyediaan tempat pengumpulan sampah elektronik melalui event MENEFESTO 2022 ini. Kubika Nawasena menjadi gerakan nyata UNPAR meningkatkan awareness publik mengenai electronic waste.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung Dudy Prayudi berharap inisiatif Prodi Manajemen UNPAR ini menjadi contoh nyata bagi masyarakat Bandung agar turut andil dalam pengelolaan sampah elektronik secara baik dan benar. Hal ini mengingat betapa bahayanya sampah elektronik bagi lingkungan dan kesehatan manusia jika dibiarkan tertimbun dan tidak dikelola sebagaimana mestinya.
Sampah elektronik yang dikumpulkan di Kubika Nawasena nantinya akan dibawa oleh Rekosistem untuk didaur ulang. Sampah elektronik yang dikumpulkan berupa kabel yang tidak terpakai, bola lampu, speaker, earphone, laptop, komputer, TV. dan lain sebagainya.
“Tema utama MENEFESTO 2022 pada rangkaian kegiatan tahun ini terkait dengan elektronik dan juga bagian dari keprihatinan kepedulian kita tentang pentingnya lingkungan hidup. Ini sejalan dengan salah satu frasa di Visi UNPAR, menjaga keutuhan alam semesta,” tutur Rektor.
Rektor juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif penyediaan tempat pengumpulan sampah elektronik melalui event MENEFESTO 2022 ini. Kubika Nawasena menjadi gerakan nyata UNPAR meningkatkan awareness publik mengenai electronic waste.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung Dudy Prayudi berharap inisiatif Prodi Manajemen UNPAR ini menjadi contoh nyata bagi masyarakat Bandung agar turut andil dalam pengelolaan sampah elektronik secara baik dan benar. Hal ini mengingat betapa bahayanya sampah elektronik bagi lingkungan dan kesehatan manusia jika dibiarkan tertimbun dan tidak dikelola sebagaimana mestinya.
Sampah elektronik yang dikumpulkan di Kubika Nawasena nantinya akan dibawa oleh Rekosistem untuk didaur ulang. Sampah elektronik yang dikumpulkan berupa kabel yang tidak terpakai, bola lampu, speaker, earphone, laptop, komputer, TV. dan lain sebagainya.
(atk)
Lihat Juga :