41 Mahasiswa IAIN Langsa Terima Beasiswa dari Baznas, Ini Pesan Wakil Rektor

Rabu, 07 Desember 2022 - 01:52 WIB
loading...
41 Mahasiswa IAIN Langsa Terima Beasiswa dari Baznas, Ini Pesan Wakil Rektor
Beasiswa Baznas. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sebanyak 41 Mahasiswa Jurusan Manajemen Zakat Wakaf (MZW) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Langsa menerima beasiswa.

Mereka menerima beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Baitul Mal Kota Langsa, dan Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia, Senin (5/12/2022).

Baca juga: 10 Jurusan Sepi Peminat di UI, ITB, dan UGM, Peluang Lolos di PTN Terbaik Terbuka Lebar

Dekan FEBI IAIN Langsa Prof. Dr. Iskandar Budiman, M. CL mengatakan, adapun beasiswa yang diperoleh yaitu, 11 mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS sebesar Rp4 juta per orang.

Selanjutnya, 10 mahasiswa penerima beasiswa Baitul Mal Kota Langsa sebesar Rp500 ribu per orang. Sementara, penerima beasiswa Diklat Perwakafan dari Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia sebayak 20 orang.

“Untuk beasiswa ini di bagi 2 tahap. Tahap pertama 10 orang yang dimulai pada tanggal 5 sampi 10 Desember 2002, dan tahap ke 2 mulai tanggal 19 sampai 24 Desember 2022,” terangnya.

Baca juga: Ini 5 Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Bekerja di Bank Mandiri

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Zainuddin, MA mengatakan, para mahasiswa peserta diklat perwakafan agar dapat mengikuti kegiatan dengan serius. Sehingga diharapkan mahasiswa nantinya benar–benar memiliki kemampuan dalam pengelolaan zakat dan wakaf.

Kepada para penerima beasiswa, Wakil Rektor meminta agar mahasiswa dapat menggunakan dana tersebut untuk kepentingan perkuliahan dan penunjang akademik lainya.

“Meskipun Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf jumlah mahasiswanya masih terbatas, namun perhatian pemerintah untuk Prodi ini sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan beasiswa yang diberikan. Saya berharap, beasiswa ini digunakan dengan sebaik mungkin untuk kelancaran proses pembelajaran,” harapnya.

Wakil Rektor juga meminta agar mahasiwa dapat terus menggali informasi secara aktif, mendalami keilmuan dengan tekun serta membekali diri dengan keterampilan–keterampilan lainnya. Hal tersebut sebagai modal utama ketika mahasiswa nantinya sudah diberdayakan di tengah–tengah masyarakat.
(mpw)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1488 seconds (10.55#12.26)