Berbasis AI, Mahasiswa ITS Gagas Urbaneur untuk Optimalkan Pariwisata Surabaya
Rabu, 07 Desember 2022 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya berupa angka, informasi kepadatan pengunjung dan ketersediaan lahan parkir disajikan dalam peta secara real-time. Gita mengungkapkan, fitur tersebut memanfaatkan fasilitas CCTV yang tersedia di lokasi dengan menggunakan AI untuk mendeteksi titik kepadatan pengunjung dan koordinat kendaraan yang terparkir.
Baca juga: Besaran Uang Kuliah 10 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia dari UI, UGM, hingga ITB
Lebih lanjut, dijelaskan Gita, pengguna dapat mengakses transportasi dengan memantau pergerakan Suroboyo Bus yang tersedia pada Urbaneur. Pengguna juga dapat melakukan pemesanan tiket dan melakukan pembayaran dengan berbagai metode. Melalui pengalaman tersebut diharapkan membantu wisatawan memenuhi kebutuhan akan informasi. “Urbaneur bisa memudahkan aksesibilitas masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi wisata,” imbuh Gita.
Mahasiswi semester tiga tersebut menambahkan, untuk fitur pada administrator disajikan hasil analisis berupa grafik yang berguna bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan terkait pariwisata. Fitur tersebut cukup aplikatif bagi pemerintah Kota Surabaya untuk pembangunan kota secara keseluruhan. “Dengan fitur tersebut, membuat Urbaneur dapat diimplementasikan untuk pembangunan keberlanjutan,” tandasnya meyakinkan.
Di bawah bimbingan dosen Putu Gde Ariastita dan Irzal Ahmad Sabilla, inovasi Urbaneur ini sukses mengantarkan tim Outliers menyabet medali perak di ajang Gemastik XV, beberapa waktu lalu. Gita dan tim mengaku selalu berpegang teguh pada pesan dosen pembimbing. “Kami camkan untuk melakukan yang terbaik dan biarkan Tuhan yang menentukan,” tegasnya mantap.
Baca juga: Besaran Uang Kuliah 10 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia dari UI, UGM, hingga ITB
Lebih lanjut, dijelaskan Gita, pengguna dapat mengakses transportasi dengan memantau pergerakan Suroboyo Bus yang tersedia pada Urbaneur. Pengguna juga dapat melakukan pemesanan tiket dan melakukan pembayaran dengan berbagai metode. Melalui pengalaman tersebut diharapkan membantu wisatawan memenuhi kebutuhan akan informasi. “Urbaneur bisa memudahkan aksesibilitas masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi wisata,” imbuh Gita.
Mahasiswi semester tiga tersebut menambahkan, untuk fitur pada administrator disajikan hasil analisis berupa grafik yang berguna bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan terkait pariwisata. Fitur tersebut cukup aplikatif bagi pemerintah Kota Surabaya untuk pembangunan kota secara keseluruhan. “Dengan fitur tersebut, membuat Urbaneur dapat diimplementasikan untuk pembangunan keberlanjutan,” tandasnya meyakinkan.
Di bawah bimbingan dosen Putu Gde Ariastita dan Irzal Ahmad Sabilla, inovasi Urbaneur ini sukses mengantarkan tim Outliers menyabet medali perak di ajang Gemastik XV, beberapa waktu lalu. Gita dan tim mengaku selalu berpegang teguh pada pesan dosen pembimbing. “Kami camkan untuk melakukan yang terbaik dan biarkan Tuhan yang menentukan,” tegasnya mantap.
(nnz)
Lihat Juga :