Dosen Unesa Ungkap 4 Faktor Pemicu Fenomena Gangster di Kalangan Remaja

Kamis, 15 Desember 2022 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Harumkan Indonesia, Dosen Teknik Kelautan ITS Juarai Kompetisi Karate di Uzbekistan

4. Pelajaran

Selain itu, juga bisa disebabkan karena kurangnya muatan pelajaran keagamaan yang mereka dapatkan di rumah maupun di sekolah. Bagi Nurchayati, pendidikan agama tidak bisa hanya sebagai pelajaran tambahan, tetapi benar-benar sebagai sarana pendidikan nilai dan karakter anak-remaja. “Kalau arahnya ke sana, berarti bukan hafalan muatannya, tetapi lebih ke praktek atau pembiasaan dan keteladanan. Nilai agama ini bisa menjadi rem buat remaja dalam menyalurkan energi mereka," jelasnya.

Lalu bagaimana solusinya? Menurutnya, selain penanganan seperti yang dilakukan tim gabungan Pemkot, ada beberapa hal yang perlu dilakukan bersama agar aksi-aksi remaja ini bisa ditekan.

1. Di tingkat keluarga, orang tua harus sadar akan pentingnya perhatian dan kasih sayang kepada anak. Orang tua harus menjadi sumber perhatian sekaligus sebagai tempat curhat yang nyaman buat anak sehingga terhindar dari potensi salah curhat ke kelompok teman.

2. Di tataran pendidikan juga perlu koordinasi yang kuat antara orang tua dan guru terkait perkembangan dan pergaulan atau aktivitas anak. Ini juga bisa membantu dalam mendeteksi dini arah pergaulan anak. Selain itu, tentu perlu keteladanan dari orang tua dan guru-gurunya di sekolah.

3. Di level pemerintah kota, selain langkah penanganan lewat patroli rutin dan pembinaan misalnya, juga perlu kebijakan atau memperbanyak program positif melibatkan anak-anak atau remaja. Dalam hal ini, tentu sinergi yang kuat antara pemerintah kota, keluarga, sekolah dan masyarakat bahkan perguruan tinggi bisa menjadi solusi menekan angka kekerasan remaja. Tidak hanya upaya penanganan, tetapi juga perlu langkah tepat dan berkelanjutan dalam aspek pencegahan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tawuran Pecah di Klender...
Tawuran Pecah di Klender Jaktim saat Jam Sibuk, Polisi Sita Petasan hingga Busur
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Minta 3 Pelajar Penyiram...
Minta 3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa Ditindak Tegas, Pramono: Tak Ada Kompromi
Rekomendasi
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Wardatina Mawa Akan...
Wardatina Mawa Akan Pakai Baju Putih saat Sidang Putusan Cerai, Simbol Akhir Pernikahan dengan Insanul Fahmi
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved