Jaring Gagasan dan Pemikiran, Institut Teknologi PLN Gelar SNEKTI 2022
Jum'at, 16 Desember 2022 - 00:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ini Bocoran dari Rektor UNS untuk Sukses Tembus PTN dan Jurusan Favorit
Sambutan disampaikan oleh Wiluyo Kusdwiharto selaku Direktur Manajemen Proyek PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto selaku Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero) diwakili oleh Dedi Budi Hutomo selaku EVP Human Talent Development, dan Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M K, MT selaku Rektor ITPLN.
Ketua Pelaksana acara SNEKTI 2022 Samsurizal, ST., MT mengatakan, acara ini hadir untuk memberikan Gagasan dan Pemikiran maupun pengabdian kepada masyarakat secara luas. “Mudah-mudahan dengan adanya acara ini dapat memberikan kontribusi dalam program percepatan transisi energi,” tutur Samsurizal dalam keterangan pers, Rabu (15/12/2022).
Wiluyo Kusdwiharto dalam sambutannya menyampaikan perhatiannya dalam krisis kenaikan temperature di Bumi. Di mana sejak 1900 hingga tahun 2020 telah terjadi kenaikan temperature sampai 1,5 derajat celsius akibat emisi GRK.
Dia mengimbau kepada semua pihak agar lebih perhatian terhadap isu ini demi keberlangsungan kehidupan di masa depan.
Sementara itu, Dedi Budi Hutomo menyampaikan bahwa acara SNEKTI ini merupakan momentum yang penting karena aktivitas transisi ini sedang dilakukan secara global.
Sambutan disampaikan oleh Wiluyo Kusdwiharto selaku Direktur Manajemen Proyek PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto selaku Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero) diwakili oleh Dedi Budi Hutomo selaku EVP Human Talent Development, dan Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M K, MT selaku Rektor ITPLN.
Ketua Pelaksana acara SNEKTI 2022 Samsurizal, ST., MT mengatakan, acara ini hadir untuk memberikan Gagasan dan Pemikiran maupun pengabdian kepada masyarakat secara luas. “Mudah-mudahan dengan adanya acara ini dapat memberikan kontribusi dalam program percepatan transisi energi,” tutur Samsurizal dalam keterangan pers, Rabu (15/12/2022).
Wiluyo Kusdwiharto dalam sambutannya menyampaikan perhatiannya dalam krisis kenaikan temperature di Bumi. Di mana sejak 1900 hingga tahun 2020 telah terjadi kenaikan temperature sampai 1,5 derajat celsius akibat emisi GRK.
Dia mengimbau kepada semua pihak agar lebih perhatian terhadap isu ini demi keberlangsungan kehidupan di masa depan.
Sementara itu, Dedi Budi Hutomo menyampaikan bahwa acara SNEKTI ini merupakan momentum yang penting karena aktivitas transisi ini sedang dilakukan secara global.
Lihat Juga :