MoU Kemenag dan Al-Azhar, Menteri Agama akan Bertemu Grand Syekh di Mesir
Kamis, 22 Desember 2022 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, ada empat hal yang diatur dalam MoU Kemenag dan Al-Azhar. Pertama, perbaikan tata kelola pengiriman calon mahasiswa baru melalui sistem ujian kesetaraan (muadalah) Al Azhar yang terstandarisasi.
Kedua, setiap alumni Ponpes dan Madrasah Aliyah (MA) berpeluang melanjutkan belajar di Universitas Al Azhar setelah melalui ujian yang diselenggarakan secara bersama antara Kemenag dan Al Azhar.
Ketiga, memastikan kompetensi lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren di Indonesia yang akan masuk ke Universitas Al-Azhar dengan syarat-syarat penerimaan calon mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar sesuai keputusan Majelis Tertinggi Al-Azhar.
Keempat, kerja sama ini membuka peluang bagi calon mahasiswa untuk mendaftar dan melanjutkan studinya pada program sarjana S1 yang ditetapkan Al-Azhar atau pada lembaga pendidikan tinggi yang mempunyai program double degree atau semisalnya yang mempunyai kerja sama bidang bidang tertentu di Indonesia dengan Universitas Al-Azhar.
Ikut mendampingi Menag, Dirjen Pendikan Islam, M Ali Ramdhani; Stafsus Bidang Media dan Komunikasi, Wibowo Prasetyo; Direktur Pendikan Diniyyah dan Pontren, Waryono Abdul Ghafur; Plt Direktur Diktis, Syafii; Sekretaris Baznas, Muchlis M Hanafi; Sekretaris Menteri Sidik Sisdiyanto; Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama Diktis, Thobib Al Asyhar; dan Kasubdit Sarpras KSKK, Abdul Rouf.
Kedua, setiap alumni Ponpes dan Madrasah Aliyah (MA) berpeluang melanjutkan belajar di Universitas Al Azhar setelah melalui ujian yang diselenggarakan secara bersama antara Kemenag dan Al Azhar.
Ketiga, memastikan kompetensi lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren di Indonesia yang akan masuk ke Universitas Al-Azhar dengan syarat-syarat penerimaan calon mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar sesuai keputusan Majelis Tertinggi Al-Azhar.
Keempat, kerja sama ini membuka peluang bagi calon mahasiswa untuk mendaftar dan melanjutkan studinya pada program sarjana S1 yang ditetapkan Al-Azhar atau pada lembaga pendidikan tinggi yang mempunyai program double degree atau semisalnya yang mempunyai kerja sama bidang bidang tertentu di Indonesia dengan Universitas Al-Azhar.
Ikut mendampingi Menag, Dirjen Pendikan Islam, M Ali Ramdhani; Stafsus Bidang Media dan Komunikasi, Wibowo Prasetyo; Direktur Pendikan Diniyyah dan Pontren, Waryono Abdul Ghafur; Plt Direktur Diktis, Syafii; Sekretaris Baznas, Muchlis M Hanafi; Sekretaris Menteri Sidik Sisdiyanto; Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama Diktis, Thobib Al Asyhar; dan Kasubdit Sarpras KSKK, Abdul Rouf.
(mpw)
Lihat Juga :