Luluskan SDM Unggul Bidang Kesehatan, FIK UMJ Gelar Angkat Sumpah Profesi Ners
Jum'at, 23 Desember 2022 - 17:25 WIB
loading...
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIK UMJ) menyelenggarakan angkat sumpah lulusan Program Studi Profesi Ners Tahun Akademik 2022-2023. Foto/UMJ.
A
A
A
JAKARTA - Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIK UMJ ) menyelenggarakan angkat sumpah lulusan Program Studi Profesi Ners Tahun Akademik 2022-2023. Jumlah mahasiswa yang mengikuti acara Angkat Sumpah sebanyak 165 orang.
Kegiatan ini diawali dengan pelantikan angkat sumpah oleh perwakilan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DKI Jakarta, Ns. Agung Tri Nugraha didampingi oleh Rektor, Dekan, dan Kaprodi. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan sumpah profesi ners oleh perwakilan lulusan, serta penyematan pin, dan buku saku.
“Segala pekerjaan harus diniatkan karena Allah, sebab bentuk ibadah itu beragam, maka jadikanlah profesi ners ini sebagai wadah semata-mata karena sebuah ibadah," kata Rektor UMJ Dr Ma'mun Murod, melalui siaran pers, Jumat (23/12/2022).
Baca juga: Tips Sukses Berkarier di Kemenhub ala Dirjen Perhubungan Udara
Lebih lanjut, Ma'mun menjelaskan prosesi Angkat Sumpah bukan akhir dari perjalanan mencari ilmu. Dia berharap ke semua lulusan untuk dapat melanjutkan kuliah pada tingkatan spesialis atau magister. Ia juga menegaskan bahwa bekerja sebagai ners/perawat adalah bagian dari kerja kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal ke masyarakat.
Angkat Sumpah Ners/Perawat merupakan sumber nilai moral dalam praktek keperawatan yang dilaksanakan oleh setiap perawat yang telah lulus pendidikan keperawatan dan siap melakukan praktik keperawatan. Selaras dengan itu, Dekan FIK UMJ, Miciko Umeda menerangkan lulusan UMJ telah banyak kerkiprah di dunia keperawatan yang tersebar di beberapa instansi dan rumah sakit.
Dalam laporannya, Miciko menguraikan jumlah mahasiswa yang mengikuti acara Angkat Sumpah sebanyak 165 orang, dengan jumlah 36 Satuan Kredit Semester (SKS) setiap satu semester, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 3.98 dan nilai terendah 3.53 dan rata-rata nilai 3.78. "FIK UMJ selalu selalu mendapatkan nilai rata-rata tingkat kelulusan uji kompetensi nasional cukup tinggi untuk wilayah DKI Jakarta, saat ini mencapai 97%," tambah Miciko.
Kegiatan ini diawali dengan pelantikan angkat sumpah oleh perwakilan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DKI Jakarta, Ns. Agung Tri Nugraha didampingi oleh Rektor, Dekan, dan Kaprodi. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan sumpah profesi ners oleh perwakilan lulusan, serta penyematan pin, dan buku saku.
“Segala pekerjaan harus diniatkan karena Allah, sebab bentuk ibadah itu beragam, maka jadikanlah profesi ners ini sebagai wadah semata-mata karena sebuah ibadah," kata Rektor UMJ Dr Ma'mun Murod, melalui siaran pers, Jumat (23/12/2022).
Baca juga: Tips Sukses Berkarier di Kemenhub ala Dirjen Perhubungan Udara
Lebih lanjut, Ma'mun menjelaskan prosesi Angkat Sumpah bukan akhir dari perjalanan mencari ilmu. Dia berharap ke semua lulusan untuk dapat melanjutkan kuliah pada tingkatan spesialis atau magister. Ia juga menegaskan bahwa bekerja sebagai ners/perawat adalah bagian dari kerja kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal ke masyarakat.
Angkat Sumpah Ners/Perawat merupakan sumber nilai moral dalam praktek keperawatan yang dilaksanakan oleh setiap perawat yang telah lulus pendidikan keperawatan dan siap melakukan praktik keperawatan. Selaras dengan itu, Dekan FIK UMJ, Miciko Umeda menerangkan lulusan UMJ telah banyak kerkiprah di dunia keperawatan yang tersebar di beberapa instansi dan rumah sakit.
Dalam laporannya, Miciko menguraikan jumlah mahasiswa yang mengikuti acara Angkat Sumpah sebanyak 165 orang, dengan jumlah 36 Satuan Kredit Semester (SKS) setiap satu semester, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 3.98 dan nilai terendah 3.53 dan rata-rata nilai 3.78. "FIK UMJ selalu selalu mendapatkan nilai rata-rata tingkat kelulusan uji kompetensi nasional cukup tinggi untuk wilayah DKI Jakarta, saat ini mencapai 97%," tambah Miciko.
Lihat Juga :