5 Jurusan di ITB dengan Keketatan Tertinggi Tahun 2022, Referensi untuk SNBT 2023

Sabtu, 24 Desember 2022 - 13:50 WIB
loading...
5 Jurusan di ITB dengan...
5 jurusan di ITB dengan keketatan tertinggi sebagai referensi memilih program studi pada SNBT 2023. Foto/Dok/Humas ITB.
A A A
JAKARTA - Jurusan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2022 memiliki tingkat keketatan tertinggi. Lima jurusan ini bisa menjadi informasi menuju Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( SNBT ) 2023.

ITB pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 menerima 1.716 mahasiswa baru program sarjana. Mereka diterima di sejumlah fakultas yang ada di PTN terbaik kedua di Indonesia versi QS WUR 2023 ini.

Diberitakan sebelumnya, ada lima jurusan di ITB yang memiliki keketatan tertinggi. Perbandingan antara jumlah calon mahasiswa yang diterima di fakultas/sekolah di ITB dengan kapasitas yang tersedia berkisar antara 3% hingga 19%.

Bagi calon mahasiswa, jangan lupa bahwa SBMPTN pada tahun depan telah berubah menjadi Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2023. Sementara untuk jalur prestasi berubah nama menjadi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan bukan lagi SNMPTN.

Baca juga: Dunia Bahasa Bawa Mahasiswa UNS Ini Meraih Segudang Prestasi

Sebagai persiapan menuju SNBT 2023, berikut ini jurusan dengan keketatan tertinggi di ITB pada SBMPTN 2022 yang ditulis tanpa mengikuti urutan tertentu, yang dikutip dari laman ITB.

1. Fakultas Teknologi Industri (FTI)-Kampus Cirebon

FTI ITB saat ini memiliki sejumlah program studi S1 sebagai pilihan menuju SNBT 2023, seperti Teknik Kimia, Teknik Fisika, Teknik Industri, Manajemen Rekayasa, Teknik Bioenergi dan Kemurgi, dan Teknik Pangan.

2. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)-Komputasi

STEI-Komputasi ITB memiliki sejumlah program studi S1 yaitu Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Tenaga Listrik, Teknik Telekomunikasi, Sistem dan Teknologi Informasi, dan Teknik Biomedis.

3. Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembagan Kebijakan (SAPPK)

SAPPK ITB mulai aktif beroperasi sejak 1 Januari 2006. SAPPK memiliki 12 program studi terdiri dari 2 prodi sarjana, 7 magister, dan 3 prodi doktor. SAPPK ITB juga memiliki kelas internasional. Dua jurusan S1 yang bisa kalian pilih untuk SNBT 2023 yaitu Sarjana Arsitektur dan Perencanaan Wilayah dan Kota.

Baca juga: Mahasiswa ITS Rancang Jembatan Gantung Futuristik dengan Kearifan Lokal

4. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB

SBM ITB didirikan pada 31 Desember 2003. Pada 2018 SBM ITB memperoleh akreditasi internasional ABEST, dan di pada 2021 SBM ITB menjadi salah satu dari sedikit sekolah bisnis yang berhasil memperoleh akreditasi internasional dari AACSB. Dua jurusan S1 calon mahasiswa baru yaitu Manajemen dan Kewirausahaan.

5. Sekolah Farmasi ITB

Sekolah Farmasi ITB didirikan pada 6 Oktober 1947. Sekolah Farmasi mulai tahun 2006 memiliki 2 program studi untuk strata sarjana, yaitu Program Studi Sains dan Teknologi Farmasi serta Program Studi Farmasi Klinik dan Komunitas.

Demikian lima jurusan dengan keketatan tertinggi di ITB pada SBMPTN 2022 sebagai modal awal dalam memilih jurusan pada SNBT 2023.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
Unpad Terima 3.196 Mahasiswa...
Unpad Terima 3.196 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Simak Jadwal Daftar Ulang dan Unggah Dokumen
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved